BERITA

Badan Gizi Nasional Hentikan Pembagian Paket Makanan MBG Saat Libur Sekolah

×

Badan Gizi Nasional Hentikan Pembagian Paket Makanan MBG Saat Libur Sekolah

Share this article
Badan Gizi Nasional Hentikan Pembagian Paket Makanan MBG Saat Libur Sekolah
Badan Gizi Nasional Hentikan Pembagian Paket Makanan MBG Saat Libur Sekolah

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 Mei 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) telah menghentikan skema pembagian paket makanan untuk hari libur sekolah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari penyesuaian pola distribusi program.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya mengatakan, sebelumnya makanan untuk hari libur tetap dibagikan lebih awal kepada siswa dalam bentuk paket bawaan. Namun, pola distribusi tersebut kini tidak lagi digunakan.

📖 Baca juga:
Binance Terlibat Dalam Skema Penghindaran Sanksi Internasional

Menurut Sony, penghentian pembagian paket makanan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian pola distribusi MBG agar program berjalan lebih efektif dan efisien. Ia menegaskan kebijakan efisiensi yang dilakukan BGN tidak memengaruhi nilai bantuan maupun kualitas layanan pemenuhan gizi kepada penerima manfaat.

Selain menghentikan pembagian paket makanan untuk hari libur, BGN juga mengubah pola distribusi MBG dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Program MBG nantinya hanya diberikan saat siswa berada di sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar. Konsepnya adalah MBG diberikan pada saat siswa ada di sekolah. Jadi, kalau siswanya libur atau ada kegiatan di luar sekolah, maka tidak diberikan MBG.

Penyesuaian distribusi tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan di lapangan sekaligus mendukung efisiensi penggunaan anggaran pemerintah.

📖 Baca juga:
Andre Taulany Akui Masih Bayar Gaji ART Lewat Mantan Istri, Simak Penjelasannya!

Anggaran MBG tahun 2026 dipatok sementara menjadi Rp268 triliun. Dana tersebut difokuskan untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga 24 Mei 2026, program MBG dilaporkan telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat dengan dukungan 29.225 SPPG di seluruh daerah. Pemerintah memastikan program tetap berjalan maksimal meski terdapat efisiensi pada sejumlah pos operasional.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menilai langkah efisiensi anggaran justru menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar semakin tepat sasaran bagi masyarakat penerima manfaat.

Prinsip utama kami adalah memastikan pelayanan kepada penerima manfaat tetap optimal. Efisiensi bukan berarti mengurangi komitmen pemerintah terhadap program MBG, tetapi memperkuat efektivitas pelaksanaannya agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

📖 Baca juga:
Cek Bansos Kemensos Go Id 2026 Tahap 2: Panduan Lengkap dan Informasi Terbaru

Badan Gizi Nasional akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran negara melalui pola belanja yang lebih efisien dan tepat sasaran.

Komitmen pemerintah terhadap program MBG tetap kuat, dan penyesuaian distribusi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi anggaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *