Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 Mei 2026 | Hari Arafah, 9 Dzulhijjah, adalah momen paling istimewa dalam kalender Islam. Pada hari ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa, berdoa, dan berdzikir kepada Allah SWT.
Menurut para ulama, waktu paling mustajab untuk berdoa pada Hari Arafah adalah setelah salat Ashar hingga menjelang Magrib. Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan berdoa dengan penuh kesungguhan.
Rasulullah SAW bersabda bahwa sebaik-baiknya doa adalah doa pada Hari Arafah, dan bacaan terbaik yang diucapkan oleh beliau serta para Nabi terdahulu adalah: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (Laa Ilaaha Illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir).
Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak bacaan dzikir ini setelah Ashar hingga Magrib, serta memohon ampunan dan berdoa dengan penuh kesungguhan.
Hari Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar, termasuk pembebasan dari neraka, dikabulkannya doa, serta penghapusan dosa selama dua tahun.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya, dan memperbanyak ibadah serta berdoa dengan penuh kesungguhan.











