Ekonomi

IHSG Menguat ke Level 6.200, Saham MDKA Jadi Pendorong Kenaikan

×

IHSG Menguat ke Level 6.200, Saham MDKA Jadi Pendorong Kenaikan

Share this article
IHSG Menguat ke Level 6.200, Saham MDKA Jadi Pendorong Kenaikan
IHSG Menguat ke Level 6.200, Saham MDKA Jadi Pendorong Kenaikan

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan pada awal pekan ini, dengan penutupan di level 6.206,35. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari peluang perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, serta rebound signifikan pada sektor basic materials dan energi.

Saham MDKA menjadi salah satu pendorong kenaikan IHSG, dengan kenaikan sebesar 24,77%. Selain itu, saham-saham lain seperti EMAS dan BRMS juga mengalami kenaikan signifikan. Namun, saham-saham berkapitalisasi besar seperti TLKM, ASII, dan BYAN mengalami pelemahan.

📖 Baca juga:
Kurs Dolar AS Menguat, Ini yang Terjadi di Pasar Saham Hari Ini

Pergerakan IHSG masih dibayangi oleh sentimen domestik, termasuk pelemahan rupiah terhadap dolar AS dan defisit Neraca Pembayaran Indonesia. Namun, peluang perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran memberikan harapan untuk stabilitas geopolitik di Timur Tengah dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Pada perdagangan awal pekan, sebanyak 470 saham menguat dan menopang IHSG dominan di zona hijau. Saham-saham dengan nilai transaksi tertinggi termasuk BBCA, BMRI, dan MDKA. Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terdalam termasuk DFAM, LCKM, dan DSSA.

📖 Baca juga:
Beda Arah Harga Emas Antam dan Emas Dunia, Ini Penyebabnya

Rekomendasi saham untuk sepekan ini termasuk MDKA, dengan rating buy pada level support dan resistance di kisaran 2.700 hingga 3.070. Namun, perlu diingat bahwa keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Kesimpulan, IHSG mengalami penguatan pada awal pekan ini, didorong oleh sentimen positif dari peluang perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Namun, pergerakan IHSG masih dibayangi oleh sentimen domestik dan pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Pembaca disarankan untuk melakukan analisis yang lebih mendalam sebelum membuat keputusan investasi.

📖 Baca juga:
FTSE Russell Keluarkan Empat Saham Indonesia dari Indeks Global, Apa Alasannya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *