Religi

Mengenal Niat dan Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah Menjelang Idul Adha

×

Mengenal Niat dan Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah Menjelang Idul Adha

Share this article
Mengenal Niat dan Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah Menjelang Idul Adha
Mengenal Niat dan Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah Menjelang Idul Adha

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 24 Mei 2026 | Menjelang hari raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh pada 10 hari pertama bulan Zulhijah. Di antara amalan yang paling utama dan memiliki pahala luar biasa adalah melaksanakan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Kedua puasa sunnah ini dilaksanakan dua hari sebelum perayaan Idul Adha.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah. Keduanya termasuk amalan sunnah yang dianjurkan, khususnya bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

📖 Baca juga:
Calon Haji Solo Dikirim Pulang: 21 Jemaah Dikembalikan Setelah Pemeriksaan Medis

Bacaan niat puasa Tarwiyah adalah: “Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta’aalaa.” Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.” Sementara itu, bacaan niat puasa Arafah adalah: “Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’aalaa.” Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah sama dengan puasa pada umumnya. Umat Islam harus melafalkan niat sebelum terbit fajar, melakukan sahur, menahan diri dari makan dan minum, serta menjaga diri dari perbuatan dosa. Puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam, di antaranya adalah menghapus dosa dua tahun dan mendapatkan keutamaan pembebasan dari neraka.

📖 Baca juga:
Kasus Penistaan Agama di Lebak Banten: Kronologi, Peran Pelaku, dan Ancaman Hukuman Penjara

Keutamaan puasa Arafah adalah menjadi wasilah dihapuskannya dosa selama dua tahun, yaitu setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang. Rasulullah SAW bersabda: “Puasa hari Arafah diperhitungkan oleh Allah untuk menghapus dosa dan kesalahan orang yang berpuasa setahun sebelum dan sesudahnya.”

Dalam melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Islam harus menjaga panca indera dan hati dari perbuatan dosa agar pahala puasa tidak sia-sia. Dengan memperbanyak amalan saleh dan menjalankan ibadah dengan ikhlas, umat Islam dapat meraih keutamaan dan pahala yang besar dari Allah SWT.

📖 Baca juga:
Renungan Mendalam: Kasih Sayang dalam Al‑Qur’an Surat Ar‑Rum Ayat 21 yang Menginspirasi Ikhlas Beramal

Kesimpulan, puasa Tarwiyah dan Arafah adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama menjelang hari raya Idul Adha. Dengan memahami niat dan tata cara pelaksanaannya, umat Islam dapat meraih keutamaan dan pahala yang besar dari Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *