Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 24 Mei 2026 | Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari besar dalam Islam yang penuh makna dan keutamaan. Selain sebagai peringatan atas keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT, Idul Adha juga menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah kurban dan berbagai amalan sunnah.
Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Zulhijah, yang pada tahun 2026 ini bertepatan dengan tanggal 27 Mei. Pemerintah telah menetapkan jadwal resmi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497/2025, 2/2025, dan 5/2025.
Informasi terkait libur lebaran Idul Adha 2026 berapa hari akhirnya terjawab, setelah pemerintah menetapkan dua hari libur yang terdiri atas libur nasional pada Rabu, 27 Mei 2026, lalu cuti bersama pada Kamis, 28 Mei 2026. Dengan demikian, umat Islam di Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk merayakan Idul Adha dengan penuh makna dan kebahagiaan.
Salah satu tradisi yang paling penting dalam Idul Adha adalah ibadah kurban. Ibadah kurban merupakan bentuk pengorbanan dan keikhlasan hati umat Islam dalam menjalankan perintah Allah SWT. Dengan menyembelih hewan kurban, umat Islam dapat meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang rela mengorbankan putranya demi menjalankan perintah Allah SWT.
Selain ibadah kurban, Idul Adha juga menjadi momen untuk umat Islam meningkatkan kepedulian sosial dengan berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Dengan demikian, Idul Adha menjadi hari yang penuh berkah dan makna, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Dalam merayakan Idul Adha, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Beberapa amalan sunnah yang sebaiknya tidak dilewatkan saat merayakan Idul Adha antara lain mandi sebelum berangkat salat Id, mengenakan pakaian terbaik dan beraroma wangi, tidak makan sebelum salat Idul Adha, bertakbir dengan suara lantang hingga hari tasyriq, dan menyembelih serta menyaksikan kurban (bagi yang mampu).
Dengan demikian, Idul Adha menjadi hari yang penuh makna dan keutamaan, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, marilah kita rayakan Idul Adha dengan penuh makna dan kebahagiaan, serta meningkatkan kepedulian sosial dengan berbagi kepada sesama yang membutuhkan.











