BERITA

Pemadaman Listrik di Sumatera: Warga Mengeluhkan Kerugian dan Menuntut Ganti Rugi

×

Pemadaman Listrik di Sumatera: Warga Mengeluhkan Kerugian dan Menuntut Ganti Rugi

Share this article
Pemadaman Listrik di Sumatera: Warga Mengeluhkan Kerugian dan Menuntut Ganti Rugi
Pemadaman Listrik di Sumatera: Warga Mengeluhkan Kerugian dan Menuntut Ganti Rugi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Mei 2026 | Pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera telah menyebabkan kerugian bagi warga setempat. Banyak warga yang mengeluhkan kerusakan peralatan rumah tangga dan bahan makanan yang menjadi basi akibat listrik yang padam berulang kali.

Salah seorang warga Desa Keude Mane, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Mulyadi, mengatakan bahwa listrik sempat menyala beberapa menit sebelum kembali padam. “Sempat hidup sebentar, lalu padam lagi, hidup lagi. Itu buat peralatan listrik, komputer, televisi dan kulkas rusak. Kerugian itu kita bisa tagih ke mana, PLN harusnya menyiapkan opsi ganti rugi,” kata Mulyadi.

📖 Baca juga:
One Last Dance: Keponakan Jusuf Kalla Siap Guncang HIPMI, Calon Ketua Umum HIPMI 2026-2029

Halida Bahri, warga Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, juga mengeluhkan hal serupa. Menurut dia, listrik di wilayahnya sudah tiga kali padam dan menyala kembali dalam waktu singkat. “Tiga kali padam dan menyala lagi. Ini bisa buat peralatan rumah tangga rusak. Kerusakan kita tanpa pernah ada solusinya,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Lhokseumawe, Husni, mengatakan proses pemulihan sistem kelistrikan masih berlangsung secara bertahap. Menurut dia, saat ini pasokan listrik baru pulih sekitar 60 persen di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe. “Baru sekitar 60 persen yang pulih dan sisanya masih dalam proses recovery,” ujar Husni.

📖 Baca juga:
Arief Muhammad dan Berita Terkini: Kecelakaan Maut, KONI Sulsel, dan Observatorium Terbaik di Asia

Pemadaman listrik juga terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Jambi, yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu. Beberapa warga terpaksa mencari lokasi yang sudah menyala atau memiliki genset untuk mengecas handphone.

Warga lainnya, seperti Rico, warga Desa Sialangbungkuk, mengalami kerugian karena ikan koi miliknya mati akibat listrik padam. “Ikan koi saya mati setelah beberapa kali mati hidup lampu malam tadi. Jumlah ikan koi ada sekitar 23 ekor,” kata Rico.

📖 Baca juga:
Skandal Prank Damkar: Debt Collector Dihukum, AFPI Gandeng OJK Hentikan Praktik Intimidasi

Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah berkoordinasi dengan PLN agar pemadaman dilakukan secara bergiliran. “Upaya yang kita lakukan, Pemerintah Kota Padangsidimpuan sudah berkoordinasi dengan pihak Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Cabang Padangsidimpuan agar pemadaman dilakukan secara bergiliran,” ujar Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki.

Kesimpulan, pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera telah menyebabkan kerugian bagi warga setempat. Warga mengharapkan PLN dapat menyiapkan opsi ganti rugi dan melakukan pemadaman secara bergiliran untuk mengurangi dampak kerugian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *