Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 Mei 2026 | Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang pesat telah membawa perubahan besar dalam dunia bisnis. Dari sekedar alat produktivitas, AI kini berkembang menjadi sistem otonom yang mampu menjalankan workflow dengan lebih efisien. Untuk membantu para pemimpin bisnis memahami dan mengadaptasi perubahan ini, akan diadakan Big Tech Masterclass 2026 pada tanggal 11 Juni 2026 di Menara Star, Petaling Jaya.
Masterclass ini akan dipimpin oleh Dr. Lau Cher Han, seorang ahli AI dan data science yang terkemuka. Dengan tema “AI-Native Enterprise Architecture: Agentic Systems & Automation Strategy”, acara ini dirancang untuk membantu para pemimpin bisnis, tim manajemen, profesional teknologi, dan pengambil keputusan untuk memahami bagaimana mengubah AI dari sekedar eksperimen menjadi penerapan operasional yang skalabel.
Dr. Lau menjelaskan bahwa perusahaan harus memahami bahwa AI-powered tools dapat menyarankan aksi, tetapi AI-native systems dapat menjalankan dan beradaptasi. “Jika organisasi ingin mendapatkan ROI yang terbukti dari AI, mereka perlu merancang arsitektur yang tepat dari awal,” katanya.
Salah satu highlight dari masterclass ini adalah sesi lab hands-on menggunakan n8n, di mana peserta akan merancang workflow agentic dengan menghubungkan model AI, sumber data perusahaan, dan pemicu otomatisasi ke dalam sistem operasional. Dr. Lau juga menekankan bahwa salah satu kesalahpahaman terbesar tentang adopsi AI adalah memperlakukannya seperti investasi IT konvensional.
“Banyak perusahaan menganggarkan biaya untuk alat AI, tetapi yang mereka butuhkan sebenarnya adalah redesain organisasi,” jelasnya. “Teknologi hanyalah sebagian kecil dari transformasi – tantangan sebenarnya adalah merancang ulang workflow, pengambilan keputusan, dan operasi di sekitar AI.”
Dr. Lau, yang juga merupakan pendiri dan CEO LEAD dan AI365, dikenal karena karyanya dalam bidang AI engineering, otomatisasi, dan transformasi perusahaan. Ia juga mendirikan Corona Tracker, salah satu platform pelacakan Covid-19 real-time pertama di dunia selama pandemi global.
Dalam masterclass ini, peserta akan menjelajahi topik-topik seperti arsitektur agen AI perusahaan, sistem otomatisasi, infrastruktur data yang siap AI, kerangka tata kelola, strategi biaya infrastruktur, dan pertimbangan keberlanjutan untuk penerapan AI. Dr. Lau percaya bahwa agen AI akan secara fundamental mengubah cara organisasi beroperasi dalam beberapa tahun ke depan.
“Eksekusi rutin akan semakin banyak ditangani oleh agen AI, sementara manusia fokus pada penilaian, kreativitas, dan kepemimpinan,” katanya. “Pemenangnya akan menjadi organisasi yang merancang agen AI sebagai bagian dari sistem perusahaan mereka, bukan hanya sebagai demo mandiri.”
Dengan demikian, masterclass ini akan memberikan wawasan praktis tentang bagaimana organisasi dapat mengintegrasikan AI ke dalam operasional sehari-hari dan memaksimalkan potensinya untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.











