Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 19 Mei 2026 | Penipuan daring kembali marak terjadi di Indonesia. Berbagai modus penipuan dilakukan oleh para pelaku, mulai dari penipuan KUR BRI hingga penipuan rekrutmen PNS.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah mengeluarkan penegasan keras terkait sistem penyaluran kredit program pemerintah. Seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tidak pernah difasilitasi melalui penawaran daring (online) menggunakan tautan (link) tidak resmi maupun akun media sosial pribadi.
Pemerintah Provinsi Jambi juga telah memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar di media sosial dan media daring mengenai dugaan penerimaan pegawai negeri sipil atau PNS yang disebut tidak sesuai prosedur.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, menegaskan bahwa proses pendaftaran SPPG dilakukan secara daring melalui portal resmi dan tidak ada mekanisme jual beli titik.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah memblokir 3.000 nomor HP yang terindikasi melakukan panggilan penipuan (spam call) dengan modus menyamar sebagai anggota DPR RI dan pejabat publik.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap penipuan daring dan tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan PNS atau rekrutmen lain dengan membawa-bawa nama pejabat maupun lembaga pemerintah.
Kesimpulan, penipuan daring marak terjadi di Indonesia dan masyarakat perlu waspada terhadap berbagai modus penipuan. Pemerintah dan lembaga terkait telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah penipuan daring, namun masyarakat juga perlu berperan aktif dalam mencegah penipuan dengan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.











