TEKNO

Telkom Ganda Langkah: Tingkatkan Bandwidth Derawan dan Bentuk Generasi Digital Aman melalui CyberHeroes

×

Telkom Ganda Langkah: Tingkatkan Bandwidth Derawan dan Bentuk Generasi Digital Aman melalui CyberHeroes

Share this article
Telkom Ganda Langkah: Tingkatkan Bandwidth Derawan dan Bentuk Generasi Digital Aman melalui CyberHeroes
Telkom Ganda Langkah: Tingkatkan Bandwidth Derawan dan Bentuk Generasi Digital Aman melalui CyberHeroes

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 16 April 2026 | PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmen strategisnya dalam memperkuat infrastruktur telekomunikasi serta meningkatkan literasi digital di Indonesia. Pada 16 April 2026, Wakil Bupati Kabupaten Berau, Gamalis, bersama delegasi pemerintah daerah, mengunjungi Kantor PT Telkom Regional IV Kalimantan di Balikpapan untuk meninjau rencana penambahan kapasitas bandwidth di Pulau Derawan. Pada kesempatan yang sama, Telkom memperkenalkan program edukasi keamanan siber CyberHeroes yang telah melibatkan 420 siswa dari berbagai tingkatan pendidikan di seluruh Indonesia.

Berita peningkatan bandwidth muncul di tengah lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan perairan Berau. Data resmi menyebutkan bahwa sejak awal tahun 2026 hingga pertengahan April, sebanyak 201.852 wisatawan telah menginap di daerah tersebut. Permintaan sinyal seluler dan akses internet yang stabil menjadi faktor krusial bagi para wisatawan, pelaku usaha pariwisata, serta masyarakat lokal yang tersebar di 13 kecamatan, 100 kampung, dan 10 kelurahan. Menanggapi kebutuhan tersebut, Telkom melalui unit Telkomsel meningkatkan kapasitas bandwidth Pulau Derawan dari 750 megabita menjadi 1.200 megabita. Peningkatan ini tidak hanya memperkuat konektivitas di Derawan, tetapi juga memperluas jangkauan layanan hingga Pulau Maratua, sebuah destinasi yang juga tengah berkembang.

EVP Telkom, Irwan Andrianto Nugroho, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan operator telekomunikasi. “Kami melihat potensi besar sektor pariwisata di Berau. Penambahan bandwidth merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung transformasi digital dan meningkatkan daya saing ekonomi lokal,” ujarnya dalam pertemuan tersebut. Selain penambahan kapasitas, Telkom berencana melakukan survei lapangan ulang dan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan setempat untuk mengidentifikasi lokasi tower baru, termasuk di Pulau Kaniungan, Kecamatan Biduk Biduk, yang saat ini masih mengalami keterbatasan jaringan.

Sementara itu, di ranah pendidikan, Telkom meluncurkan program CyberHeroes yang bertujuan membekali generasi muda dengan pengetahuan keamanan digital. Program ini melibatkan 420 siswa dari SMP, SLB, dan SD di berbagai provinsi, termasuk 200 siswa SMP Warga Surakarta (daring), 100 siswa SLB B Pangudi Luhur Jakarta Barat, serta masing‑masing 60 siswa dari SDN Blimbing 1 dan SDN Blimbing 3 di Tangerang. Materi yang disampaikan mencakup identifikasi risiko perundungan siber, cara melindungi data pribadi, serta etika berinteraksi di dunia maya.

Hery Susanto, Kepala SGM Social Responsibility Telkom, menekankan bahwa edukasi sejak dini merupakan fondasi bagi ekosistem digital yang sehat. “Dengan semangat ‘Bersama Jadi Bisa’, kami ingin setiap anak Indonesia memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi secara aman dan produktif,” katanya. Data UNICEF 2025 menunjukkan hampir 80% penduduk Indonesia telah mengakses internet, dengan remaja menghabiskan rata‑rata 5,4 jam per hari di ruang digital. Namun, data Kementerian Komunikasi dan Digital 2026 mengungkapkan bahwa 50% anak-anak pernah terpapar konten tidak pantas, dan 42% mengalami ketidaknyamanan dalam beraktivitas online, menegaskan urgensi program seperti CyberHeroes.

Berikut rangkuman inisiatif utama Telkom dalam dua bidang strategis:

  • Peningkatan Infrastruktur: Penambahan bandwidth Derawan menjadi 1.200 M; survei ulang lokasi tower; FGD dengan stakeholder daerah; rencana penambahan tower di Pulau Kaniungan.
  • Edukasi Keamanan Digital: Program CyberHeroes melatih 420 siswa; materi meliputi perundungan siber, perlindungan data, etika digital; pendekatan hybrid (daring dan luring); inklusif bagi penyandang disabilitas.

Kedua inisiatif tersebut saling melengkapi dalam upaya memperkuat ekosistem digital Indonesia. Peningkatan jaringan di wilayah pariwisata tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengguna internet, termasuk generasi muda yang kini lebih terhubung. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, operator telekomunikasi, dan lembaga pendidikan, Telkom menegaskan perannya sebagai motor penggerak transformasi digital nasional.

Ke depan, diharapkan peningkatan kapasitas jaringan akan berkelanjutan, mencakup lebih banyak pulau dan daerah terpencil, sementara program CyberHeroes dapat diperluas ke lebih banyak sekolah, termasuk daerah rural. Kombinasi infrastruktur yang handal dan literasi digital yang kuat akan menjadi landasan bagi Indonesia untuk bersaing dalam era ekonomi digital global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *