Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 07 Mei 2026 | Pada Sabtu malam yang penuh ketegangan, Persik Kediri berhasil menorehkan kemenangan dramatis melawan Arema FC dengan total lima gol dalam satu pertandingan. Pertandingan derby Jatim ini berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, dan menyuguhkan aksi seru yang membuat suporter kedua tim tak berhenti berteriak sepanjang 90 menit.
Sejak peluit pertama, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi. Arema FC, yang datang sebagai favorit, membuka skor lewat tendangan penalti pada menit ke-12 setelah pelanggaran di dalam kotak penalti. Namun, respons cepat Persik Kediri tidak memakan waktu lama. Pada menit ke-18, striker muda Persik, Ahmad Fauzi, memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri untuk menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1.
Gelombang kedua dimulai pada paruh pertama. Pada menit ke-31, Persik Kediri memperoleh keunggulan lewat gol sundulan dari kiper lawan yang gagal menahan tendangan keras dari penyerang tengah, Rudi Hartono. Skor 2-1 menjadi momentum penting bagi tim tuan rumah, yang kemudian menambah satu gol lagi pada menit ke-44 lewat tendangan jarak jauh yang melesat tepat ke sudut gawang Arema FC, menjadikan skor akhir babak pertama 3-1.
Babak kedua menyaksikan Arema FC berusaha bangkit. Mereka berhasil menyamakan kedudukan kembali pada menit ke-58 melalui serangan balik cepat yang dipimpin oleh gelandang kreatif, Riki Pratama. Namun, kegigihan Persik Kediri tidak surut. Pada menit ke-71, bek sayap Persik, Dwi Prasetyo, menyelesaikan satu-satunya peluang penalti yang diberikan setelah wasit menilai pelanggaran di dalam kotak penalti.
Skor 4-2 pada menit ke-71 seakan menegaskan dominasi Persik Kediri. Meski Arema FC terus menekan, pertahanan Persik yang disiplin berhasil menahan serangan demi serangan. Pada menit ke-85, penyerang utama Persik, Arifin Satria, menutup rapat aksi dengan gol penutup yang menegaskan kemenangan 5-2. Gol terakhir ini tercipta setelah kombinasi satu-dua cepat di sisi kanan lapangan, diikuti dengan tembakan akurat ke sudut atas gawang.
Berikut rangkuman gol pertandingan:
- 1-0 (12′) Penalty – Arema FC (Joko Santoso)
- 1-1 (18′) Ahmad Fauzi – Persik Kediri
- 2-1 (31′) Rudi Hartono – Persik Kediri (sundulan)
- 3-1 (44′) Syarif Hidayat – Persik Kediri (jarak jauh)
- 3-2 (58′) Riki Pratama – Arema FC (serangan balik)
- 4-2 (71′) Dwi Prasetyo – Persik Kediri (penalty)
- 5-2 (85′) Arifin Satria – Persik Kediri (kombinasi)
Pelatih Persik Kediri, Herry Fadhilah, mengapresiasi performa timnya dengan menyatakan, “Kami menyiapkan strategi menyerang sejak sesi latihan, dan pemain mengeksekusi dengan disiplin. Kemenangan ini bukan hanya soal gol, tapi juga kerja keras seluruh staf pelatih.” Sementara pelatih Arema FC, Iwan Setiawan, mengakui keunggulan lawan, “Kami harus memperbaiki transisi pertahanan. Persik Kediri bermain sangat terorganisir.”
Kemenangan ini membawa Persik Kediri mengukir tiga poin penting, menaikkan posisi klasemen menjadi peringkat keempat dengan total 24 poin setelah 12 pertandingan. Selanjutnya, tim tuan rumah akan menghadapi Semen Padang di kandang sendiri pada pekan berikutnya, dengan target mempertahankan performa ofensif yang telah terbukti.
Di sisi lain, Arema FC harus mengatasi kekalahan ini dan memperbaiki lini pertahanan sebelum melanjutkan agenda Liga 1 melawan Persib Bandung. Kegagalan mereka menelan dua gol di babak pertama menjadi pelajaran penting untuk perbaikan taktik ke depan.
Secara keseluruhan, drama 5 gol dalam derby Jatim ini menegaskan bahwa Persik Kediri kini menjadi salah satu tim paling berbahaya di Liga 1 musim ini. Penampilan kolektif, ketajaman penyerang, serta kedisiplinan taktis menjadi faktor utama yang memungkinkan mereka menaklukkan Arema FC dan melanjutkan misi rebut poin di kandang Semen Padang.











