Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Mei 2026 | Jakarta, 3 Mei 2026 – Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu, 2 Mei 2026, untuk menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) serta pelantikan pengurus DPW Lombok. Kedatangan putra bungsu Presiden Joko Widodo itu disambut hangat oleh masyarakat setempat, sekaligus menjadi momentum penting bagi PSI untuk memperkuat struktur organisasi menjelang Pemilu 2029.
Sebelum memulai agenda resmi, Kaesang mengadakan pertemuan dengan tokoh lintas agama di sebuah pondok tradisional Hindu yang dipimpin oleh Guru Mangku Gede Wenten. Dalam pertemuan tersebut, ia dipakaikan ikat kepala khas Lombok sebagai simbol penghormatan terhadap budaya lokal. “Ada tokoh-tokoh semua agama dari NTB di sini. Saya sangat bangga sekali, selamat datang di pondok kami, Mas Kaesang,” ujar Guru Mangku Gede Wenten. Kaesang menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dan menekankan pentingnya persatuan antarumat beragama dalam membangun kebijakan yang inklusif.
Selama pertemuan, Kaesang menerima cendera mata berupa mutiara khas Lombok, yang kemudian ia jadikan simbol persaudaraan dan penghargaan atas keragaman budaya. “Saya tidak mengira antusiasme masyarakat begitu tinggi, bahkan dalam cuaca yang panas, semangat mereka tetap luar biasa,” kata Kaesang, menambahkan bahwa dialog dengan tokoh agama memperkaya perspektifnya dalam merumuskan program partai yang bersifat lintas sektoral.
Acara utama pada hari itu dilanjutkan dengan Rakorwil PSI NTB, yang dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI serta pimpinan partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Dalam sambutan, Kaesang menekankan pentingnya kader muda PSI untuk belajar dari para senior yang telah memiliki pengalaman panjang di dunia politik. “Kita di sini banyak senior yang sudah bergabung dengan PSI, banyak yang sudah tiga atau empat periode di DPRD. Teman-teman harus bisa menyerap ilmu dari mereka,” ujarnya. Ia menambahkan, “Jika ada yang berniat menjadi anggota dewan, belajar dari senior yang berpengalaman adalah kunci sukses.”
Ketua DPW PSI NTB, Lalu Budi Suryata, menyampaikan bahwa struktur partai di wilayahnya telah terpenuhi 100 persen sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. “DPW, DPD, dan DPC semuanya telah terbentuk penuh. Kami menargetkan perolehan kursi legislatif di semua tingkatan DPRD,” kata Budi. Ia menegaskan bahwa target utama PSI NTB adalah memastikan kehadiran wakil partai di setiap DPRD kabupaten/kota serta meraih dua kursi di DPR RI pada pemilu mendatang.
Rakorwil ini juga menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Konsolidasi internal akan dilanjutkan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di sepuluh kabupaten/kota se-NTB. Selain itu, Budi mengumumkan bergabungnya beberapa tokoh politik senior, seperti mantan politisi Demokrat Rais Ishak, eks Sekretaris DPW NasDem NTB Multazam, serta mantan anggota DPRD PDI‑Perjuangan I Gede Wenten, yang akan memperkuat jaringan politik PSI secara inklusif.
Kaesang menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi hingga ke level desa dan kelurahan menjadi prioritas utama. “Jika organisasi kuat hingga akar rumput, gerak partai akan hidup. Kami siap memberikan dukungan penuh untuk percepatan pembentukan struktur di seluruh tingkatan,” ujarnya. Ia juga meminta semua kader untuk aktif menyerap ilmu dari senior, mengingat pengalaman mereka dapat menjadi aset berharga dalam menghadapi dinamika politik mendatang.
Secara keseluruhan, kunjungan Kaesang Pangarep ke Lombok tidak hanya mempererat hubungan antarumat beragama, tetapi juga menjadi katalisator bagi PSI NTB dalam mengoptimalkan struktur partainya. Dengan dukungan tokoh lintas agama, senior politik, serta semangat kader muda, PSI menatap masa depan dengan target ambisius di pemilu 2029.











