Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Mei 2026 | Pada Sabtu (2 Mei 2026), La Cerámica menjadi saksi pertarungan sengit antara dua tim asal Comunitat Valenciana dalam laga ke-34 LaLiga EA Sports. Villarreal menorehkan kemenangan telak 5-1 atas Levante, mengamankan tempat kedua di zona Champions League sekaligus menambah tekanan pada Levante yang kini berada di zona relegasi.
Gol pembuka datang pada menit ke-38 lewat Georges Mikautadze, yang memanfaatkan kesalahan Matías Moreno dalam mengoper bola kembali ke depan. Levante berhasil menyamakan kedudukan lewat Carlos Espí pada menit ke-51, namun gol tersebut menjadi satu-satunya poin yang mereka dapatkan di babak pertama.
Di babak kedua, Villarreal kembali mengendalikan permainan. Moleiro menambah keunggulan pada menit ke-62 dengan tembakan terarah dari sisi kiri. Mikautadze kembali menambah satu gol pada menit ke-68, memperluas selisih menjadi 3-1. Buchanan menutup skor pada menit ke-86, sementara Nicolas Pépé menambah gol terakhir pada menit ke-90, menjadikan hasil akhir 5-1.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi agresif pelatih Marcelino García, yang menyiapkan timnya untuk menekan tinggi dan memanfaatkan transisi cepat. Pemain sayap seperti Moleiro dan Pépé menjadi ancaman utama, sementara Mikautadze menampilkan finishing tajam, mencetak dua gol dalam satu pertandingan.
Di sisi lain, Levante harus menelan kekalahan pahit di tengah perjuangan mereka menghindari degradasi. Tim asuhan Luis Castro kehilangan dua pemain kunci akibat cedera: Carlos Álvarez yang mengalami cedera pergelangan kaki, dan Tunde yang harus keluar setelah hanya 20 menit bermain. Kedua cedera tersebut semakin memperparah situasi Levante, yang kini hanya selisih tiga poin dari Alavés dengan empat pertandingan tersisa.
Berikut statistik singkat pertandingan:
| Tim | Gol | Penguasaan | Shot | Foul |
|---|---|---|---|---|
| Villarreal | 5 | 53% | 16 | 14 |
| Levante | 1 | 47% | 8 | 7 |
Dengan hasil ini, Villarreal mengukuhkan posisi ketiga di klasemen dengan 68 poin, hanya tertinggal Real Madrid yang sedang berjuang menurunkan performa. Sementara Levante berada di urutan ke-19 dengan 33 poin, menempati zona berbahaya.
Klasemen sementara LaLiga:
- 1. Barcelona – 85 poin
- 2. Real Madrid – 74 poin
- 3. Villarreal – 68 poin
- 4. Atlético Madrid – 60 poin
- 5. Betis – 50 poin
Keberhasilan Villarreal tidak hanya menjamin tiket Champions League untuk musim depan, tetapi juga memberikan momentum kuat menjelang lima pertandingan terakhir. Tim harap dapat menutup musim dengan konsistensi yang sama untuk menantang posisi puncak.
Sementara Levante harus bangkit cepat. Pelatih Luis Castro menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dan mengoptimalkan sisa pemain yang tersedia. Fokus utama mereka kini adalah meraih poin maksimum dalam empat laga mendatang untuk menghindari degradasi.
Secara keseluruhan, pertandingan Villarreal vs Levante menjadi contoh jelas perbedaan kualitas dan kedalaman skuad antara dua tim yang berada di ujung klasemen yang berbeda. Villarreal menunjukkan kebugaran fisik dan taktik yang matang, sementara Levante masih berjuang mengatasi masalah cedera dan kehilangan poin krusial.
Dengan gol-gol yang spektakuler dan drama cedera, laga ini akan dikenang sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan akhir musim LaLiga 2025/2026.











