Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Mei 2026 | Sabtu, 2 Mei 2026, Forum Horsens di Denmark menjadi panggung bagi laga semifinal Uber Cup 2026 yang mempertemukan Tim Badminton Putri Indonesia melawan tim unggulan Korea Selatan. Pertandingan pertama dijadwalkan mulai pukul 15.00 WIB dan dapat disaksikan secara gratis melalui platform streaming Vidio, mengingat jaringan televisi nasional TVRI tidak menyiarkan acara ini.
Indonesia berhasil menembus babak empat besar setelah mengalahkan Denmark dengan skor 3-1 pada perempat final. Kemenangan tersebut menambah kepercayaan diri tim Merah Putih, yang kini bertekad membawa pulang tiket final melawan tim lawan yang sama-sama memiliki skuad berkelas dunia.
Susunan pemain Indonesia pada hari ini mencakup lima nomor pertandingan, dimulai dengan tunggal putri pertama yang akan memperlihatkan aksi Kusuma Wardani melawan An Se Young dari Korea Selatan. Meskipun An Se Young mencatat rekor head‑to‑head 9-0 melawan Wardani, sang muda Indonesia diharapkan menampilkan permainan agresif dan taktik yang matang.
- Tunggal Putri 1: Kusuma Wardani vs An Se Young
- Ganda Putri 1: Febriana Dwipuji Kusuma / Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na / Lee So Hee
- Tunggal Putri 2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu Jin
- Ganda Putri 2: Rachel Allesya Rose / Febi Setianingrum vs Jeong Na Eun / Kim Hye Jeong
- Tunggal Putri 3: Ester Nurumi Wardoyo vs Kim Ga Ran
Ganda putri pertama menampilkan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma dan Amallia Cahaya Pratiwi yang sebelumnya mencatat hasil head‑to‑head tipis 1-2 melawan pasangan Korea Selatan. Namun pada Kejuaraan Dunia BWF 2025, duo Indonesia berhasil menumpangi kemenangan atas Baek/Lee, memberikan sinyal bahwa mereka mampu mengatasi tekanan pada laga penting ini.
Di nomor tunggal putri kedua, Thalita Ramadhani Wiryawan akan menghadapi Sim Yu Jin, pemain Korea Selatan yang berposisi 19 dalam peringkat BWF. Meskipun selisih peringkat cukup signifikan, Thalita yang menempati peringkat 63 BWF memiliki potensi mengejutkan dengan permainan serba cepat dan strategi defensif.
Ganda putri kedua menampilkan pasangan Rachel Allesya Rose dan Febi Setianingrum, yang belum pernah bertemu lawan Korea Selatan, Jeong Na Eun dan Kim Hye Jeong, dalam kompetisi resmi BWF. Pertemuan pertama ini menambah bumbu ketegangan karena kedua pasangan berada dalam fase pengembangan taktik tim masing‑masing.
Pertarungan terakhir pada sesi ini di nomor tunggal putri ketiga mempertemukan Ester Nurumi Wardoyo melawan Kim Ga Ran. Ini merupakan pertemuan kedua mereka di ajang resmi, memberikan peluang bagi Ester untuk memperbaiki catatan sebelumnya.
Secara umum, tim Korea Selatan dianggap lebih unggul secara peringkat dunia, namun Indonesia memiliki catatan kemenangan semula pada pertemuan semifinal Uber Cup 2024, di mana mereka berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor tipis 3-2. Pengalaman tersebut diyakini menjadi modal mental bagi para pemain Indonesia untuk menantang lawan yang lebih berpengalaman.
Selain menyiapkan strategi teknis, pelatih tim Indonesia menekankan pentingnya kebugaran dan konsistensi mental menjelang final. Latihan intensif pada minggu‑minggu terakhir difokuskan pada kecepatan servis, koordinasi ganda, serta penajaman serangan balik pada situasi rally panjang.
Para penggemar dapat mengikuti siaran langsung melalui Vidio, yang menyediakan kualitas video HD tanpa iklan. Platform tersebut juga menampilkan statistik real‑time, seperti kecepatan smash, persentase servis ace, dan rekap poin tiap set, sehingga penonton dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih interaktif.
Jika Indonesia berhasil mengamankan kemenangan, mereka akan melaju ke final Uber Cup 2026 untuk menghadapi pemenang dari semifinal lain, yakni pertemuan antara tim Cina dan Jepang yang diprediksi akan menjadi laga klasik. Namun fokus utama pada sore ini tetap pada duel menegangkan antara Indonesia dan Korea Selatan, dimana setiap poin akan menjadi penentu jalan menuju podium emas.
Dengan dukungan fanbase yang meluas lewat media sosial, harapan besar mengalir ke tim nasional. Semua mata tertuju pada performa para pemain muda yang kini menjadi harapan utama Indonesia dalam mengangkat trofi Uber Cup 2026.











