OLAHRAGA

Domenico Berardi Kembali Menggoda AC Milan: Mimpi Buruk di Stadion Mapei

×

Domenico Berardi Kembali Menggoda AC Milan: Mimpi Buruk di Stadion Mapei

Share this article
Domenico Berardi Kembali Menggoda AC Milan: Mimpi Buruk di Stadion Mapei
Domenico Berardi Kembali Menggoda AC Milan: Mimpi Buruk di Stadion Mapei

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Mei 2026 | Pekan ke-35 Liga Italia 2025-2026 akan menyajikan laga penentu bagi AC Milan ketika mereka berkunjung ke Stadion Mapei pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 20.00 WIB. Lawan mereka, Sassuolo, kembali menampakkan sosok yang selama ini dianggap sebagai mimpi buruk bagi Rossoneri, yakni winger berusia 31 tahun, Domenico Berardi.

AC Milan kini berada di posisi yang masih rawan. Dengan 64 poin, mereka berada di belakang Juventus (67 poin), Como (61 poin), dan AS Roma (61 poin). Hanya tersisa empat pertandingan, sehingga setiap poin menjadi krusial untuk memastikan tiket Liga Champions musim depan. Tekanan untuk mengamankan hasil positif di tandang melawan Sassuolo semakin besar.

📖 Baca juga:
Masa Depan Robert Lewandowski di Barcelona Dipanas! Juventus & Inter Milan Bersaing, Legenda Polandia: Jangan Mau Direndahkan!

Sassuolo, yang menempati peringkat ke-10, tidak lagi dapat dianggap remeh. Dalam delapan pertemuan terakhir melawan Milan, tim asuhan Alessio Dionisi hanya mengalami dua kekalahan, menunjukkan kemampuan mereka untuk menahan serangan lawan. Pada paruh pertama musim ini, Sassuolo berhasil memaksa Milan bermain imbang 2-2 di San Siro, menegaskan bahwa mereka mampu menjadi penghalang bagi ambisi juara.

Domenico Berardi menjadi faktor kunci dalam dinamika pertandingan ini. Musim ini ia mencatat tujuh gol dan enam assist dalam 23 penampilan Serie A, angka yang menunjukkan konsistensi ofensif yang tinggi. Rekor pertemuan pribadi dengan Milan sangat mengesankan: dari 20 pertemuan sepanjang karier, ia mencetak 11 gol dan memberikan tujuh assist. Momen puncaknya terjadi pada 2014, ketika ia mencetak empat gol dalam kemenangan dramatis Sassuolo 4-3 melawan Milan, yang bahkan memicu pemecatan pelatih Massimiliano Allegri.

📖 Baca juga:
Operasi Retak Tulang Pipi Percepat Akhir Musim Luka Modric di AC Milan
  • Gol musim ini: 7
  • Assist musim ini: 6
  • Penampilan melawan Milan: 20
  • Gol melawan Milan: 11
  • Assist melawan Milan: 7

Selain Berardi, kapten Sassuolo Jay Idzes juga menjadi ancaman tak kalah signifikan. Setelah kembali dari skorsing akibat kartu merah pada pertandingan melawan Genoa, Idzes diperkirakan akan berperan sebagai penggerak serangan tengah, menambah beban bagi lini pertahanan Milan yang sudah diuji.

Stefano Pioli, pelatih Milan, harus menyiapkan taktik yang dapat menahan kecepatan dan kreativitas Berardi sekaligus menetralkan pergerakan Idzes. Beberapa skenario yang dipertimbangkan meliputi penempatan gelandang bertahan yang lebih agresif, peningkatan tekanan tinggi untuk memaksa kesalahan di zona pertahanan, serta pemanfaatan sayap cepat seperti Rafael Leão untuk menciptakan ruang bagi penyerang utama.

📖 Baca juga:
Inter Scudetto Menjelang Sempurna: Kemenangan di Turin Bisa Amankan Gelar, Milan Harus Gagal Lawan Juventus

Jika Milan gagal menahan serangan balik Sassuolo, terutama melalui kombinasi Berardi dan Idzes, mereka berisiko kehilangan poin penting yang dapat mengancam posisi mereka di puncak klasemen. Sebaliknya, kemenangan di Mapei dapat memperkuat moral tim menjelang empat laga terakhir, sekaligus menambah tekanan pada rival-rival dekat mereka.

Secara keseluruhan, pertandingan ini bukan sekadar laga rutin, melainkan pertarungan psikologis antara dua tim yang saling mengincar hasil maksimal. Domenico Berardi kembali menjadi momok yang menanti untuk menambah daftar catatan pribadinya melawan Milan, sementara AC Milan harus menampilkan performa terbaik untuk mengamankan tiket Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *