Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 01 Mei 2026 | Ketika Achraf Hakimi terpaksa absen karena cedera hamstring menjelang kembali ke Jerman untuk semifinal UEFA Champions League melawan Bayern Munich, Paris Saint-Germain (PSG) harus segera menemukan pengganti yang mampu menyeimbangkan lini belakang serta memberikan kontribusi ofensif. Di sinilah nama Senny Mayulu muncul sebagai sorotan utama dalam skuad Luis Enrique.
Seny Mayulu, pemain muda asal Afrika yang sebelumnya berkarier di klub Ligue 2, Lorient, telah dipanggil ke latihan utama PSG pada minggu terakhir April. Meskipun belum pernah bermain di level Ligue 1, kemampuan teknisnya serta kecepatan di sisi kanan lapangan membuatnya menjadi pilihan logis bagi pelatih asal Spanyol yang mengutamakan transisi cepat.
Pengganti Hakimi bukanlah keputusan yang mudah. Luis Enrique memiliki beberapa opsi: Warren Zaire-Emery, yang pernah menggantikan Hakimi pada musim gugur lalu, serta Fabian Ruiz yang dapat diposisikan kembali ke sisi kanan setelah kembali dari cedera. Namun, Mayulu menawarkan kombinasi kecepatan, stamina, dan kemampuan menyerang yang cocok dengan gaya bermain PSG yang menekankan penguasaan bola dan serangan balik.
Berikut adalah rangkuman alasan mengapa Senny Mayulu dipilih sebagai opsi utama:
- Kecepatan dan Ketangguhan: Mayulu dikenal memiliki akselerasi yang luar biasa, memungkinkan ia melibas bek lawan dalam satu langkah.
- Pengalaman Liga 2: Meskipun belum bermain di Ligue 1, ia telah terbukti konsisten dalam 30 penampilan bersama Lorient, mencatat 3 assist dan kontribusi defensif yang solid.
- Fleksibilitas Taktis: Ia dapat beradaptasi menjadi wing‑back atau full‑back tradisional, sesuai kebutuhan sistem Luis Enrique.
Sementara itu, situasi di kompetisi Eropa menambah tekanan pada keputusan ini. Pada leg pertama semifinal melawan Bayern, PSG berhasil menumpuk lima gol meski harus menahan serangan balasan lawan. Harry Kane menyatakan pentingnya menjaga intensitas tinggi di leg kedua yang akan diadakan di Munich. Dalam konteks tersebut, kehadiran pemain yang dapat membantu menahan serangan Bayern sekaligus memberikan opsi serangan balik menjadi krusial.
Selain Mayulu, PSG juga memiliki cadangan lain seperti Lucas Beraldo, bek asal Brasil yang sempat bermain di sisi kiri, namun dapat dipindah ke kanan jika diperlukan. Namun, pelatihannya masih dalam tahap percobaan, sehingga Mayulu tetap menjadi pilihan utama untuk memulai laga penting ini.
Para analis sepak bola menilai bahwa penampilan Mayulu dalam pertandingan persahabatan internal akan menjadi indikator utama. Jika ia mampu menunjukkan koordinasi yang baik dengan pasangan bek tengah, Dayot Upamecano, serta menyesuaikan diri dengan gaya permainan Luis Enrique, maka peluangnya untuk menjadi starter di Munich meningkat signifikan.
Di luar lapangan, keputusan ini juga berdampak pada pasar transfer PSG. Menurut laporan internal, klub sedang menyiapkan opsi penjualan atau pinjaman pemain yang tidak mendapatkan waktu bermain, termasuk beberapa pemain sayap yang kini menjadi surplus setelah kehadiran Mayulu. Hal ini memberi ruang bagi PSG untuk memperkuat posisi lain, misalnya menambah kedalaman di lini tengah atau penyerang cadangan.
Secara keseluruhan, kehadiran Senny Mayulu menandai babak baru bagi PSG dalam menghadapi tantangan domestik dan Eropa. Jika ia dapat menampilkan performa konsisten, bukan tidak mungkin nama muda ini akan menjadi bagian tetap dari susunan pemain utama, menggantikan peran Hakimi yang lama menjadi andalan di sisi kanan pertahanan.
Dengan pertandingan kembali ke Munich dalam seminggu ke depan, semua mata kini tertuju pada Mayulu dan kemampuan tim untuk menyesuaikan taktik demi menahan serangan Bayern yang agresif. Kesuksesan PSG di panggung Champions League kali ini tidak hanya bergantung pada bintang-bintang seperti Kylian Mbappé, tetapi juga pada pemain-pemain muda yang siap mengisi kekosongan penting.









