Daerah

TMMD Paok Bawa Harapan: Jalan Baru, Irigasi, dan Solusi Stunting di Desa Paok Lombok

×

TMMD Paok Bawa Harapan: Jalan Baru, Irigasi, dan Solusi Stunting di Desa Paok Lombok

Share this article
TMMD Paok Bawa Harapan: Jalan Baru, Irigasi, dan Solusi Stunting di Desa Paok Lombok
TMMD Paok Bawa Harapan: Jalan Baru, Irigasi, dan Solusi Stunting di Desa Paok Lombok

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 April 2026 | Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, kembali tersenyum lebar setelah TNI melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 pada 22 April 2026. Selama satu hari penuh, pasukan TNI bersama warga menyelesaikan pembangunan talud, jalan usaha tani sepanjang 1,3 kilometer, serta perbaikan saluran irigasi yang selama bertahun‑tahun menjadi titik lemah produksi sayuran. Proyek ini dianggap oleh warga sebagai oase di tengah kondisi infrastruktur yang selama ini tandus, terutama pada musim hujan ketika jalan tidak dapat dilalui dan lahan irigasi bocor.

Menurut Sekretaris Desa Paok Lombok, Muhammad Kancana, kehadiran TMMD memberikan solusi yang sudah lama dinantikan. “Kehadiran TNI bagaikan oase di tengah tandusnya harapan,” ujarnya dengan mata berkaca‑kaca. Ia menambahkan bahwa sejak 2021 usulan pembangunan infrastruktur pertanian terus diajukan ke pemerintah kabupaten, namun selalu ditolak dengan alasan keterbatasan dana. “Jika menggunakan Dana Desa, proyek ini akan memakan waktu bertahun‑tahun, bahkan setahun belum cukup,” jelas Kancana.

📖 Baca juga:
Jadwal KRL Solo‑Jogja dan Prameks 25‑26 April 2026: Tarif Terjangkau, Frekuensi Tinggi, dan Penumpang Rekor

Para petani pun merasakan dampak positif secara langsung. Lalu Ramli, salah satu petani sayur di Paok, menyatakan rasa syukurnya. “Selama bertahun‑tahun kami mengandalkan saluran irigasi yang bocor, air banyak terbuang percuma. Kini, dengan irigasi baru, setidaknya 30 hektar lahan kami terselamatkan dari gagal produksi,” katanya. Desa Paok Lombok merupakan sentra produksi sayuran se‑Kecamatan Suralaga, sekaligus pemasok utama untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah‑sekolah setempat. Dengan perbaikan irigasi, diharapkan hasil panen meningkat, menurunkan risiko stunting pada anak‑anak di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik, menekankan peran strategis TMMD dalam percepatan pembangunan. “Tanpa TMMD, proyek infrastruktur ini mungkin baru dapat direalisasikan dalam 5 sampai 10 tahun,” ujarnya saat inspeksi apel pada Rabu (22/4/2026). Juaini menambahkan bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan gotong‑royong masyarakat menghasilkan efisiensi hingga 30‑50 persen dibandingkan proyek konvensional yang dikelola secara terpisah. Lebih dari sekadar infrastruktur fisik, TMMD juga menyentuh isu‑isu sosial kritis seperti stunting, wawasan kebangsaan, bela negara, dan pencegahan narkoba. Ia mengungkapkan bahwa tingkat penyalahgunaan narkoba di Lombok Timur mencapai 30‑40 persen kasus di lembaga pemasyarakatan, sehingga pencegahan menjadi prioritas bersama.

📖 Baca juga:
Warga Sukoharjo Relakan Kasur & Perabotan Usai Banjir Oli: Ini Alasan dan Upaya Kompensasi PO SAN

Pembangunan jalan talud yang baru tidak hanya mempermudah akses petani ke pasar, tetapi juga mengurangi erosi tanah yang selama ini memperparah kerusakan lahan. Dengan jalan yang dapat dilalui sepanjang tahun, para petani dapat mengangkut hasil panen sayuran ke pusat distribusi di Mataram atau bahkan ke pasar internasional lebih efisien. Selain itu, integrasi program TMMD dengan kegiatan penyuluhan gizi dan pencegahan narkoba menambah nilai sosial proyek, menjadikannya model pembangunan berkelanjutan yang dapat direplikasi di desa‑desa lain di Nusa Tenggara Barat.

Secara keseluruhan, TMMD Paok menandai titik balik bagi desa yang selama ini terkungkung oleh keterbatasan dana dan infrastruktur. Dengan jalan baru, irigasi yang berfungsi, serta program pendampingan sosial, harapan petani, guru, dan warga semakin menguat. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara institusi militer, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan nyata dalam waktu singkat, mengatasi tantangan struktural sekaligus memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara holistik.

📖 Baca juga:
Pulau Sebatik: Titik Strategis Transportasi, Ekonomi, dan Dampak Demo Kaltim 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *