OLAHRAGA

Lanús Akhiri Sembilan Tahun Tanpa Kemenangan di La Fortaleza dengan Gol Dramatis Yoshan Valois

×

Lanús Akhiri Sembilan Tahun Tanpa Kemenangan di La Fortaleza dengan Gol Dramatis Yoshan Valois

Share this article
Lanús Akhiri Sembilan Tahun Tanpa Kemenangan di La Fortaleza dengan Gol Dramatis Yoshan Valois
Lanús Akhiri Sembilan Tahun Tanpa Kemenangan di La Fortaleza dengan Gol Dramatis Yoshan Valois

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 April 2026 | Lanús berhasil mengakhiri rekor hitamnya selama sembilan tahun di kandang dengan mengalahkan rival tradisional Banfield 1-0 dalam Southern Clasico yang penuh ketegangan di La Fortaleza, Buenos Aires. Kemenangan ini tidak hanya mengembalikan kebanggaan bagi tim pelatih Mauricio Pellegrino, tetapi juga menandai kebangkitan tim yang sempat terpuruk dalam beberapa musim terakhir.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Banfield sempat menekan di babak pertama, menampilkan serangan cepat yang melibatkan Mauro Méndez. Pada menit ke-40, Méndez berhasil mencetak gol yang tampaknya memberi keunggulan bagi Banfield. Namun, setelah pemeriksaan VAR yang berlarut-larut, wasit Nicolás Ramírez memutuskan bahwa gol tersebut harus dibatalkan karena posisi offside yang nyaris tak terlihat. Keputusan ini memicu protes keras dari pemain dan staf Banfield, namun keputusan akhir tetap mendukung Lanús.

📖 Baca juga:
Liga Profesional Argentina: River Plate Dominasi, Lanús Menang Tipis, dan Jadwal Live Streaming Sepanjang Pekan

Setelah gol yang dibatalkan tersebut, Lanús menyesuaikan taktiknya. Pelatih Pedro Troglio mengganti beberapa pemain, termasuk penarikan Agustín Cardozo dan pengenalan Marcelino Moreno serta striker asal Kolombia, Yoshan Valois, yang kemudian menjadi pahlawan di babak kedua. Pada menit ke-42 babak kedua, Lucas Besozzi, yang bermain di posisi sayap kanan, mengirimkan umpan silang yang akurat ke tengah kotak penalti. Valois, dengan ketenangan luar biasa, melompat dan mengarahkan sundulan tepat ke arah gawang, menaklukkan kiper Banfield, Facundo Sanguinetti, dan mengamankan kemenangan 1-0 bagi Lanús.

Gol Valois menjadi sorotan utama karena selain menandai kemenangan, ia juga menegaskan bahwa serangan udara Lanús kini menjadi ancaman serius. “Saya merasa beruntung bisa berada di posisi yang tepat pada saat yang tepat,” ujar Valois dalam wawancara pasca pertandingan. “Tim ini menunjukkan semangat juang yang luar biasa, terutama setelah keputusan VAR yang tidak menguntungkan kami di awal pertandingan.”

Dengan kemenangan ini, Lanús tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga mengakhiri masa tanpa kemenangan di kandang yang sudah berlangsung selama hampir satu dekade. Statistik menunjukkan bahwa sejak 2017, Lanús belum pernah menang di La Fortaleza melawan Banfield, membuat kemenangan ini sangat berarti bagi para pendukung setia klub.

Sementara itu, Banfield harus menerima kekalahan pertama mereka dalam pertandingan ini setelah gol mereka dibatalkan. Pelatih Pedro Troglio tampak kecewa namun tetap optimis bahwa timnya dapat bangkit di pertemuan selanjutnya. “Kami harus belajar dari keputusan VAR dan memperbaiki cara kami bermain di area pertahanan,” kata Troglio.

Selain pertandingan Lanús vs Banfield, pekan ini juga menyaksikan aksi menarik di kompetisi Apertura Argentina. Talleres berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Defensa y Justicia berkat brace pemain muda Alexandro Maidana, sementara Gimnasia La Plata mengalahkan Sarmiento 2-1, dan Vélez Sarsfield menambah tiga poin dengan kemenangan tipis 1-0 atas Central Córdoba. Hasil-hasil tersebut menambah dinamika persaingan di klasemen, di mana Lanús kini menempati posisi menengah dengan peluang memperbaiki posisi mereka pada sisa musim.

Kemenangan Lanús di La Fortaleza juga menandai kebangkitan taktik ofensif tim yang dipimpin oleh Pellegrino. Penempatan pemain seperti Lucas Besozzi di sisi kanan lapangan dan penggunaan pemain sayap seperti Yoshan Valois memberikan dimensi baru dalam serangan tim. Kombinasi umpan-umpan terukur dan eksekusi akhir yang tepat menjadi kunci utama keberhasilan mereka.

Dengan semangat baru ini, Lanús berharap dapat melanjutkan tren positif dan memperbaiki posisi mereka di klasemen. Para penggemar pun menantikan pertunjukan lanjutan dari tim yang kini kembali menorehkan prestasi di kandang mereka sendiri.

Secara keseluruhan, pertandingan Southern Clasico antara Lanús dan Banfield menjadi contoh betapa keputusan VAR dapat mengubah jalannya sebuah pertandingan, sekaligus menyoroti pentingnya ketangguhan mental dan kesiapan taktis dalam menghadapi tekanan. Lanús kini melangkah ke pertandingan berikutnya dengan kepercayaan diri yang meningkat, sementara Banfield harus meninjau kembali strategi mereka untuk menghindari kekecewaan serupa di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *