Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 26 April 2026 | ASEAN Championship U-17 2026 menjelang babak final menampilkan agenda yang paling dinanti, yakni pertemuan kembali antara Vietnam dan Malaysia. Kedua tim yang sebelumnya bersaing ketat di fase grup kini akan bertemu kembali dalam laga penentuan tempat di final, menambah ketegangan dan dinamika baru dalam turnamen yang berlangsung di Indonesia.
Turnamen yang digelar pada bulan Mei 2026 ini melibatkan delapan negara anggota ASEAN, dibagi dalam dua grup. Grup A terdiri dari Vietnam, Malaysia, Thailand, dan Kamboja, sementara Grup B menampilkan Indonesia, Filipina, Laos, dan Brunei. Jadwal fase grup telah selesai, dan hasilnya menempatkan Vietnam dan Malaysia sebagai juara dan runner-up Grup A masing-masing, keduanya melaju ke semifinal.
Setelah menyingkirkan lawan semifinal masing-masing, keduanya berhasil menembus final yang akan diselenggarakan pada 12 Mei 2026, pukul 19.00 WIB, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur. Pertandingan ini tidak hanya menjadi penentu juara, tetapi juga menjadi ulangan dramatis dari pertemuan fase grup yang berakhir dengan hasil imbang 1-1 pada 8 Mei 2026.
Berbeda kali ini, Vietnam datang dengan skuad yang lebih muda namun lebih terorganisir secara taktik. Pelatih Vietnam, Nguyen Van Quang, menekankan pada pressing tinggi dan pergerakan cepat pemain sayap. Sementara Malaysia, yang dipimpin oleh pelatih senior, Ahmad Faisal, menyiapkan formasi 4-3-3 dengan fokus pada penguasaan bola dan serangan balik yang terukur.
Berikut adalah rangkaian jadwal lengkap pertandingan final dan semifinal ASEAN Championship U-17 2026:
| Tanggal | Waktu | Pertandingan | Lokasi |
|---|---|---|---|
| 8 Mei 2026 | 19:00 WIB | Vietnam vs Malaysia (Grup A) | Stadion Gelora Delta, Sidoarjo |
| 10 Mei 2026 | 17:30 WIB | Semi Final 1: Vietnam vs Thailand | Stadion Gelora Delta, Sidoarjo |
| 10 Mei 2026 | 20:00 WIB | Semi Final 2: Malaysia vs Indonesia | Stadion Gelora Delta, Sidoarjo |
| 12 Mei 2026 | 19:00 WIB | Final: Vietnam vs Malaysia | Stadion Gelora Delta, Sidoarjo |
Penampilan Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026, yang berangkat pada grup B bersama Jepang, China, dan Qatar, juga menjadi sorotan. Meskipun tidak berpartisipasi langsung di ASEAN Championship, keberhasilan Indonesia di kompetisi Asia menambah antusiasme penonton lokal terhadap turnamen junior ini.
Para pemain kunci Vietnam, seperti penyerang muda Nguyen Thanh Long dan gelandang kreatif Le Minh Duc, diprediksi akan menjadi ancaman utama bagi pertahanan Malaysia. Di sisi lain, Malaysia menaruh harapan besar pada striker bintang mereka, Ahmad Hafiz, yang mencetak tiga gol pada fase grup.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Vietnam mungkin akan mengadopsi formasi 4-2-3-1 untuk menyeimbangkan pertahanan dan serangan, sementara Malaysia kemungkinan tetap pada 4-3-3 untuk memaksimalkan kecepatan sayap. Kedua tim diperkirakan akan mengandalkan set-piece sebagai peluang tambahan, mengingat statistik gol dari tendangan bebas di fase grup cukup tinggi.
Penggemar sepak bola junior di seluruh wilayah ASEAN menantikan pertandingan ini sebagai puncak kompetisi yang menampilkan bakat-bakat muda yang akan menjadi tulang punggung sepak bola senior di masa depan. Selain persaingan di lapangan, pertandingan final ini juga menjadi ajang promosi bagi kota Sidoarjo, yang berharap dapat meningkatkan profilnya sebagai tuan rumah event internasional.
Dengan atmosfer stadion yang diprediksi akan penuh sesak dan sorakan meriah, final ASEAN Championship U-17 2026 menjanjikan pertarungan sengit, taktik cerdas, dan momen-momen tak terduga yang akan dikenang oleh para pecinta sepak bola selama bertahun‑tahun.











