Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 April 2026 | Pertandingan pekan ke-30 Ligue 1 antara RC Lens dan Brest berlangsung di Stadion Francis-Le Ble pada Jumat (24/4/2026) dengan sorotan utama pada aksi comeback spektakuler Lens. Tim asal Utara Pas-de-Calais memulai laga dengan tiga gol kebobolan dalam 42 menit pertama, namun berhasil membalikkan keadaan di babak kedua hingga menutup skor 3-3.
Babak pertama dimulai dengan tembakan jarak jauh Daouda Guindo yang menembus gawang Lens pada menit ke-7, memberi kepercayaan diri bagi tuan rumah. Hanya sepuluh menit kemudian, Lucas Tousart menambah keunggulan Brest lewat sundulan tajam, menjadikan skor 2-0. Tekanan terus meningkat ketika Junior Dina Ebimbe menembus pertahanan Lens pada menit ke-42, mengunci keunggulan 3-0 menjelang jeda. Pada titik ini, harapan Lens tampak suram, mengingat mereka berada empat poin di belakang pemuncak klasemen, Paris Saint-Germain.
Masuk babak kedua, pelatih Lens, Franck Haise, melakukan beberapa pergantian strategis. Florian Thauvin, yang masuk dari bangku cadangan, mencetak gol pembuka comeback pada menit ke-60, memotong selisih menjadi 2-3. Empat menit kemudian, Abdallah Sima menambah satu gol lagi setelah menerima umpan dari Saud Abdulhamid, menyamakan kedudukan 3-3. Tekanan semakin intens pada menit tambahan pertama, ketika Allan Saint-Maximin, yang menjadi bintang tim, menyelesaikan serangan dengan tendangan melengkung pada menit ke-94, menjadikan skor akhir 3-3.
- Menit 7 – Daouda Guindo (Brest)
- Menit 23 – Lucas Tousart (Brest)
- Menit 42 – Junior Dina Ebimbe (Brest)
- Menit 60 – Florian Thauvin (Lens)
- Menit 64 – Abdallah Sima (Lens)
- Menit 94+4 – Allan Saint-Maximin (Lens)
Kemenangan atau setidaknya hasil imbang ini sangat penting bagi Lens yang kini menempati posisi kedua dengan 63 poin, tertinggal tiga poin dari PSG. Meskipun masih memiliki satu pertandingan selisih, hasil ini menambah tekanan pada sang juara, yang memiliki pertandingan tandang melawan Angers pada akhir pekan. Pertarungan antara Lens dan PSG dijadwalkan pada 13 Mei, menjadi salah satu laga penentu juara Ligue 1 musim ini.
Di sisi lain, Brest naik ke peringkat 10 klasemen sementara dengan total 38 poin. Hasil imbang ini mengokohkan posisi mereka di zona menengah, namun masih jauh dari zona Eropa. Keberhasilan bertahan hingga akhir laga menunjukkan mentalitas tim yang kuat, meskipun harus menelan tiga gol di babak pertama.
Statistik pertandingan mencatat kepemilikan bola yang hampir seimbang, namun Lens mencatat lebih banyak tembakan tepat sasaran pada babak kedua, berkat perubahan taktik dan peran pemain pengganti. Allan Saint-Maximin, yang menjadi sorotan utama, berhasil mencetak gol penyeimbang pada waktu kritis, mengukuhkan reputasinya sebagai penyerang berbahaya dalam situasi tekanan.
Secara keseluruhan, laga Lens vs Brest menegaskan bahwa tim yang mampu bangkit dari ketinggalan tiga gol masih memiliki peluang besar untuk meraih poin penting. Dengan empat pertandingan tersisa, Lens harus terus mempertahankan konsistensi agar dapat menutup jarak dengan PSG dan mengincar gelar Ligue 1 pertama mereka dalam beberapa tahun terakhir.











