Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 10 Agustus 2026 | Trevoh Chalobah resmi meninggalkan Chelsea setelah hampir 20 tahun. Bek Inggris itu melanjutkan karier bersama Como di Serie A. Chalobah meninggalkan Chelsea setelah mencatatkan 47 penampilan di seluruh kompetisi pada musim lalu. Ia mencetak tiga gol dan menyumbangkan satu assist.
Kepergian Chalobah terjadi setelah Chelsea mendatangkan bek Maxence Lacroix dari Crystal Palace pada bursa transfer musim panas. Chalobah merupakan produk akademi Chelsea. Sebelum mendapat tempat di tim utama, ia sempat menjalani masa peminjaman di Ipswich Town, Huddersfield Town, Lorient, dan Crystal Palace.
Bek kelahiran Sierra Leone tersebut kemudian menjadi bagian dari skuad utama Chelsea dan mendapatkan kesempatan memperkuat tim nasional Inggris. Pada Piala Dunia 2026, Chalobah masuk dalam skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel. Ia tampil dalam pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis, ketika Inggris meraih kemenangan 6-4.
Chalobah menyambut kepindahan ke Como dengan antusias. Dia berharap pengalaman yang dimilikinya membantu klub tersebut mencatat sejarah baru. “Saya tidak sabar untuk merasakan atmosfer luar biasa di stadion, dan terhubung dengan para penggemar. Saya akan memberikan segalanya setiap hari untuk membuat sejarah bersama,” kata Chalobah.
Cesc Fabregas menyebut tiga hal yang akan dibawa Trevoh Chalobah ke Como. Chalobah didatangkan Il Lariani dari Chelsea. Como 1907 resmi mengumumkan kedatangan Trevoh Chalobah pada Minggu (9/8/2028). Chalobah dibeli secara permanen dengan nilai transfer total mencapai 36 juta euro, yang setara dengan Rp 739 miliar.
Bek berusia 27 tahun itu menandatangani kontrak selama lima tahun, yang berlaku hingga 30 Juni 2031. Chalobah menyatakan kebanggaannya bisa bergabung dengan klub beralias Il Lariani. Ia merasa istimewa karena akan dilatih oleh Cesc Fabregas, mantan rekannya di Chelsea.
Perjalanan Chalobah bersama Chelsea dimulai ketika ia bergabung dengan akademi sebagai pemain U-9. Ia mengikuti jejak sang kakak, Nathaniel Chalobah, yang lebih dulu berada di klub tersebut. Chalobah menjadi bagian dari tim Chelsea yang menjuarai UEFA Youth League pada 2016. Setahun kemudian, ia turut membawa tim muda Chelsea meraih FA Youth Cup secara beruntun.
Ia bahkan mencetak gol pada semifinal dan final kompetisi tersebut pada 2017. Setelah menuntaskan fase akademi, Chalobah menjalani masa peminjaman di Ipswich Town, Huddersfield Town, dan Lorient untuk mendapatkan pengalaman di level senior. Setelah kembali dari masa peminjaman, Chalobah menjadi anggota permanen skuad Chelsea tidak lama setelah ulang tahunnya yang ke-22.
Ia langsung mendapat kesempatan tampil di panggung besar. Debut senior Chalobah bersama Chelsea terjadi di UEFA Super Cup melawan Villarreal di Belfast. Ia tampil penuh dan membantu The Blues menang melalui adu penalti sekaligus meraih trofi pada laga pertamanya.
Beberapa hari kemudian, Chalobah menjalani debut di Premier League dan langsung mencetak gol. Tembakan jarak jauhnya membantu Chelsea mengalahkan Crystal Palace 3-0 di Stamford Bridge. Kemampuan bermain di sejumlah posisi dan ketenangannya menghadapi pertandingan besar membuat Chalobah semakin dipercaya.
Pada musim debutnya, ia menjadi starter dalam final League Cup dan FA Cup, meski Chelsea hanya mampu mencatat clean sheet tanpa mengangkat trofi dari dua pertandingan tersebut. Namun, Chalobah tetap mendapatkan trofi pada musim tersebut melalui keberhasilan Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub.
Momen itu menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan pemain yang sejak kecil mendukung Chelsea. Trevoh Chalobah resmi meninggalkan Chelsea setelah hampir dua dekade membela klub asal London tersebut. Bek serbabisa itu mengakhiri perjalanan dari akademi hingga menjadi bagian penting tim utama The Blues.
Kepergian Chalobah terjadi setelah ia menjalani musim terakhir yang produktif bersama Chelsea. Ia tampil 47 kali di seluruh kompetisi, terbanyak di antara bek tengah klub, serta mencetak tiga gol. Dengan kepindahannya ke Como, Chalobah berharap dapat membantu klub tersebut mencapai kesuksesan di Serie A.









