Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 25 April 2026 | Di kota industri Lombardia, Monza kembali menjadi sorotan utama dunia olahraga. Pada Sabtu, 24 April 2026, tim sepak bola Brianza menorehkan kemenangan tipis 1-0 melawan Modena, sementara sirkuit legendarisnya menjadi arena uji coba sayap “Macarena” oleh Ferrari dan Red Bull dalam rangka persiapan Musim F1 2026.
Gol penentu datang pada menit ke-27 lewat Samuele Birindelli, yang mengeksekusi tendangan setengah sepeda unik dari dalam kotak penalti. Tendangan itu menampar tiang gawang sebelah kanan dan memberi keunggulan bagi tim asuhan Paolo Bianco. Kemenangan tersebut mengembalikan Monza ke puncak klasemen Serie B untuk satu malam, menciptakan selisih tiga poin atas Frosinone yang masih berjuang mengejar posisi promosi otomatis.
Strategi pelatih Bianco tampak matang. Dengan absennya Azzi dan Lucchesi, Carboni, Ravanelli, dan Delli Carri menempati lini pertahanan, sementara Petagna, Colpani, dan Cutrone menjadi andalan di lini depan. Pergantian taktik pada babak kedua, termasuk masuknya Caso dan Hernani, menambah variasi serangan meski peluang mencetak gol tambahan tetap langka. Pertahanan Monza berhasil menahan serangan balasan Modena, terutama usaha ambisius Ambrosino, De Luca, dan Dellavalle yang menciptakan beberapa peluang tetapi tak mampu menembus kiper Pezzolato.
Sementara itu, di lintasan Monza yang sama, Ferrari memperlihatkan versi terbaru sayap belakang “Macarena” pada sesi uji coba terbaru. Sayap ini pertama kali muncul di China, kemudian dihilangkan pada Grand Prix Jepang, namun kini kembali dioptimalkan dengan penempatan mekanisme di dalam endplate yang berbeda dari desain asli. Red Bull tak mau kalah; tim Milton Keynes meluncurkan versi adaptasinya pada RB22 selama hari filming di Silverstone, menambahkan winglet pada endplate untuk meningkatkan kontrol aliran udara dan mengurangi turbulensi.
Secara teknis, konfigurasi “Macarena” bertujuan meningkatkan kecepatan puncak dengan meminimalkan drag pada kecepatan tinggi, sebuah keunggulan penting di sirkuit dengan lurus panjang seperti Monza. Ferrari menambahkan elemen fin pada basis halo untuk memperbaiki aliran udara ke intake mesin, sementara Red Bull menempatkan mekanisme pada bagian tengah sayap belakang, berusaha menciptakan keseimbangan antara downforce dan kecepatan maksimum.
- Gol Birindelli pada menit ke-27 menjadi faktor penentu kemenangan.
- Monza kini memimpin sementara Frosinone berada tiga poin di belakang.
- Ferrari kembali menguji sayap “Macarena” di Monza, menargetkan peningkatan kecepatan lurus.
- Red Bull meniru konsep Ferrari dengan penyesuaian pada endplate.
- Pengaruh aerodinamika baru diprediksi akan terasa di Grand Prix Miami mendatang.
Keberhasilan Monza di liga domestik dan inovasi teknis di lintasan internasional menegaskan posisi kota ini sebagai pusat sinergi antara tradisi sepak bola Italia dan kemajuan teknologi balap mobil. Kedua prestasi tersebut memberikan harapan besar bagi para pendukung: satu, promosi ke Serie A pada akhir musim; dua, peluang tim F1 untuk meningkatkan performa pada fase kritis musim.
Dengan momentum positif ini, mata dunia kini tertuju pada Monza, menanti apakah tim sepak bola dapat mengamankan tiket promosi dan apakah inovasi “Macarana” akan menjadi kunci kemenangan di sirkuit-sirkuit selanjutnya.











