Uncategorized

Mengenal Kalender Jawa: Weton dan Pasaran Jumat Legi

×

Mengenal Kalender Jawa: Weton dan Pasaran Jumat Legi

Share this article

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 06 Agustus 2026 | Kalender Jawa masih menjadi pedoman penting bagi masyarakat, terutama untuk menentukan hari baik, merencanakan acara penting, hingga memahami karakter seseorang melalui weton. Pada Agustus 2026, kalender Jawa mencatat dua fase penting, yaitu Sapar dan Mulud.

Secara sistem, kalender Jawa lebih mirip kalender Hijriah dibandingkan Masehi karena sama-sama menggunakan perhitungan lunar (qamariyah). Bedanya, dalam kalender Jawa, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam (bakda magrib), bukan tengah malam seperti pada kalender Masehi.

📖 Baca juga:
Malam 1 Suro 2026 Jatuh Pada Tanggal 16 Juni, Ini Makna dan Tradisi yang Sakral

Dalam Kalender Jawa, setiap hari tidak hanya dihitung berdasarkan sistem Masehi, tetapi menggunakan lima siklus pasaran, yaitu Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi. Kombinasi antara hari dan pasaran disebut weton, yang dipercaya memiliki makna khusus dalam kehidupan masyarakat Jawa.

Masyarakat mempercayai perhitungan weton dan pasaran Jawa untuk menentukan hari baik untuk pernikahan, pindah rumah, hingga acara adat lainnya. Berikut pasaran Jawa hari ini, Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dengan wetonnya.

Kalender Masehi: 6 Agustus 2026
Kalender Hijriah: 22 Safar 1448 H
Weton Kamis Kliwon memiliki neptu 16. Neptu weton Kamis Kliwon merupakan gabungan dari nilai hari Kamis 8 dan nilai pasaran Jawa Kliwon 8.

📖 Baca juga:
Tahun Baru Islam 1448 H: Antara Perayaan dan Refleksi

Seseorang yang lahir Kamis Kliwon memiliki rencana-rencana besar dalam hidupnya. Terkadang cita-citanya sedikit terlalu besar sehingga menjadi korban imajinasi.

Jumat, 7 Agustus memiliki pasaran Legi. Dengan demikian, hari ini adalah malam Jumat Legi. Lantas, kenapa tidak mengikuti pasaran Kamis? Bukankah nanti malam masih masuk hari Kamis?

Menurut penjelasan, kalender Jawa berganti hari saat Matahari terbenam, persis kalender Hijriah. Lain halnya dengan kalender Masehi yang pergantian harinya terjadi pada tengah malam.

📖 Baca juga:
1 Juni: Tanggal Merah yang Penuh Makna dan Kesempatan Liburan

Weton memiliki banyak fungsi dalam hidup orang Jawa. Di antaranya adalah menentukan tanggal pernikahan, memilih waktu membuka usaha, dan menentukan cocok tidaknya jodoh.

Kesimpulan, kalender Jawa masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Jawa, membantu mereka menentukan hari baik dan memahami karakter seseorang melalui weton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *