Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Agustus 2026 | Badan pembuat peraturan sepak bola internasional, IFAB, telah memberikan klarifikasi terkait kontroversi kartu merah yang diterima penyerang timnas Swiss, Breel Embolo, dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Argentina. IFAB mengonfirmasi bahwa penerapan aturan dalam insiden tersebut tidak tepat dan Embolo seharusnya tidak diusir dari lapangan.
Momen kontroversial yang mengubah jalan pertandingan tersebut terjadi pada menit ke-72 saat kedudukan Swiss dan Argentina imbang 1-1. Embolo terjatuh usai berduel dengan gelandang Argentina, Leandro Paredes. Wasit di lapangan awalnya menilai Paredes melakukan pelanggaran dan memberinya kartu kuning. Wasit kemudian menganulir kartu kuning Paredes dan justru menganugerahi Embolo kartu kuning kedua atas tuduhan aksi berpura-pura dilanggar (diving).
Tampil dengan 10 pemain, Swiss akhirnya kalah 1-3 dari Argentina lewat babak perpanjangan waktu di Kansas City. Keputusan kartu merah tersebut juga memicu berbagai protes, termasuk dari Mesir, lawan Argentina di laga sebelumnya, yang menilai Lionel Messi dkk. mendapat keuntungan dari sejumlah keputusan wasit.
IFAB mengakui bahwa Breel Embolo seharusnya tidak menerima kartu merah dalam pertandingan itu. Klarifikasi tersebut menegaskan penyerang Swiss, Breel Embolo, seharusnya tidak diusir dari lapangan. IFAB juga menjelaskan bahwa penerapan aturan dalam insiden tersebut tidak tepat dan Embolo seharusnya tidak diusir dari lapangan.
Kesimpulan dari kontroversi ini adalah bahwa IFAB telah mengakui kesalahan penalti dalam pertandingan antara Swiss dan Argentina. Keputusan kartu merah yang diterima Breel Embolo seharusnya tidak diberikan, dan ini telah memicu berbagai protes dari berbagai pihak.











