Bencana Alam

Kebakaran Besar Melanda Indonesia: Dua Kali Terjadi di Aceh Besar dan Bandara Ngurah Rai Bali

×

Kebakaran Besar Melanda Indonesia: Dua Kali Terjadi di Aceh Besar dan Bandara Ngurah Rai Bali

Share this article
Kebakaran Besar Melanda Indonesia: Dua Kali Terjadi di Aceh Besar dan Bandara Ngurah Rai Bali
Kebakaran Besar Melanda Indonesia: Dua Kali Terjadi di Aceh Besar dan Bandara Ngurah Rai Bali

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 01 Agustus 2026 | Beberapa kejadian kebakaran besar terjadi di Indonesia, termasuk di Aceh Besar dan Bandara Ngurah Rai Bali. Kebakaran lahan di Aceh Besar terjadi dua kali, pertama di lahan kosong Dusun Ujong Blang dan yang kedua di bawah Jembatan Pango, Gampong Tanjong. Sementara itu, kebakaran di Bandara Ngurah Rai Bali diduga berasal dari mesin pemanggang restoran Burger King.

Menurut Kapolsek Ingin Jaya, AKP Fazilullah, kebakaran pertama di Aceh Besar terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di lahan kosong Dusun Ujong Blang. Peristiwa itu pertama kali diketahui seorang petani, Azhari (57) yang saat itu sedang memotong rumput. Saksi melihat api muncul dari area parit dan menjalar ke lahan rumbia.

📖 Baca juga:
Gempa Sulawesi Tengah: Badan Geologi Ungkap Faktor Pemperparah Dampak

Di Bandara Ngurah Rai Bali, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.45 WITA di restoran Burger King. Api diduga muncul dari mesin pemanggang daging (grill) yang berada di dapur gerai Burger King. Karyawan gerai langsung mematikan kompor serta panel exhaust sebelum melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lonjakan bencana di penghujung Juli, dengan 42 kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan. Kebakaran lahan seluas 2,81 hektare melanda Dusun Kurui, Desa Wewangriu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

📖 Baca juga:
Peringatan Badai Petir Melanda Amerika dan India, Warga Diminta Waspada

Kronologi kebakaran hebat permukiman padat di Makassar juga terjadi, dengan sedikitnya 50 rumah hangus dilalap api. Kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah, kemudian merambat ke bangunan lain karena sebagian besar rumah di lokasi merupakan bangunan semi permanen yang berdempetan.

Kesimpulan, kebakaran besar yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Aceh Besar, Bandara Ngurah Rai Bali, dan Makassar, menunjukkan pentingnya penanganan dan pencegahan kebakaran. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari kebakaran, serta mematuhi instruksi dari pihak berwenang dalam penanganan kebakaran.

📖 Baca juga:
Gempa M 7,7 Filipina: 218 Gempa Susulan Terjadi, Potensi Tsunami Dinyatakan Tidak Berpotensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *