Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 31 Juli 2026 | PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) mencatat pendapatan sebesar Rp30,7 triliun pada semester I 2026, meningkat 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY). Pencapaian tersebut dinilai tidak lepas dari percepatan transformasi perusahaan yang menjadikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai salah satu pilar utama pengembangan bisnis.
Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa strategi AI North Star menjadi arah transformasi Indosat dari perusahaan penyedia layanan konektivitas menuju perusahaan teknologi berbasis AI yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
Indosat juga membukukan laba bersih sebesar Rp4,3 triliun pada semester I 2026, naik 84,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan laba sejalan dengan pendapatan Indosat yang melonjak 13,1 persen menjadi Rp30,65 triliun.
Perusahaan memperkuat ekosistem digital nasional melalui transformasi kecerdasan buatan, ekspansi jaringan, serta kolaborasi pengembangan sumber daya manusia. Indosat membuka lowongan kerja untuk posisi Promotor Alfamart dengan penempatan di Kota Kendari dan Baubau, Sulawesi Tenggara.
Jawa Timur dan Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah strategis bagi Indosat, dengan pertumbuhan trafik data sebesar 9,6 persen dan 10,4 persen secara tahunan. Indosat membukukan pendapatan nasional sebesar Rp30,7 triliun, meningkat 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kinerja positif tersebut diikuti pertumbuhan EBITDA sebesar 14 persen menjadi Rp14,6 triliun, dengan margin EBITDA mencapai 47,6 persen. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang dinormalisasi melonjak 49,2 persen secara tahunan menjadi Rp3,2 triliun.
Transformasi berbasis kecerdasan buatan (AI) juga menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan perusahaan. Indosat menghadirkan berbagai layanan AI, seperti Anti-Spam, Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, dan Adobe Express, yang kini menjadi bagian dari pengalaman digital pelanggan.
Inovasi tersebut mendorong trafik data nasional tumbuh 19,9 persen YoY, sementara Average Revenue Per User (ARPU) meningkat 17,3 persen menjadi Rp46 ribu. Jumlah pelanggan seluler Indosat juga tetap kuat dengan mencapai 93,4 juta pelanggan.
Kesimpulan, Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun pada semester I 2026, didukung transformasi berbasis AI dan ekspansi jaringan. Perusahaan memperkuat ekosistem digital nasional dan membuka lowongan kerja untuk posisi Promotor Alfamart.











