Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 30 Juli 2026 | Videotron di Bundaran Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menayangkan konten tidak pantas pada Senin, 27 Juli 2026, sekitar pukul 13.04 WIB. Insiden tersebut mendadak menghebohkan warga karena berlangsung di ruang publik.
Tak lama setelah menerima laporan dari masyarakat, Pemerintah Kabupaten Melawi langsung mengambil langkah cepat untuk menghentikan penayangan video tersebut. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pemerintah daerah juga melakukan penyelidikan awal guna mengungkap penyebab insiden tersebut.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Joko Wahyono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tayangan yang dinilai tidak pantas itu. Ia menegaskan video tersebut bukan konten resmi yang direncanakan, diproduksi, maupun disetujui oleh Pemerintah Kabupaten Melawi.
Sementara itu, tim teknis Diskominfo segera diterjunkan untuk menangani gangguan pada sistem videotron. Plt Kepala Bidang E-Government dan Persandian Diskominfo Kabupaten Melawi, Sastra Irawan, mengatakan investigasi awal langsung dilakukan setelah laporan diterima.
Hasil sementara menunjukkan adanya dugaan akses ilegal yang menyebabkan konten tak pantas itu dapat tampil di layar videotron. Pemerintah pun memastikan proses penelusuran terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
Penyelidikan dilakukan setelah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Melawi menyampaikan pengaduan kepada pihak kepolisian. Sastra mengungkap dari pemeriksaan awal, pihaknya menemukan adanya indikasi akses tidak sah terhadap akun pengelolaan Videotron Melawi Platform Cloud.
Namun, Sastra menegaskan investigasi masih berlangsung. Tim teknis saat ini tengah melakukan analisis terhadap log system dan berkoordinasi dengan penyedia layanan.
Sebagai langkah pengamanan, Diskominfo Melawi telah mengambil sejumlah tindakan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Pemerintah Kabupaten Melawi juga meminta bantuan kepolisian untuk mengusut dugaan akses ilegal terhadap sistem pengelolaan videotron.
Kesimpulan, insiden videotron di Kabupaten Melawi yang menayangkan konten tidak pantas telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Dengan melakukan investigasi dan mengambil langkah pengamanan, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.











