Bisnis

Kospi Anjlok Lebih dari 8% karena Penjualan Saham Teknologi dan Semikonduktor

×

Kospi Anjlok Lebih dari 8% karena Penjualan Saham Teknologi dan Semikonduktor

Share this article
Kospi Anjlok Lebih dari 8% karena Penjualan Saham Teknologi dan Semikonduktor
Kospi Anjlok Lebih dari 8% karena Penjualan Saham Teknologi dan Semikonduktor

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 Juli 2026 | Pasar saham Korea Selatan mengalami penurunan yang signifikan pada hari ini, dengan indeks Kospi jatuh lebih dari 8% karena penjualan saham teknologi dan semikonduktor yang meluas. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran akan persaingan yang meningkat dari China dan penurunan harga saham perusahaan semikonduktor SK Hynix di bursa Amerika.

SK Hynix, salah satu perusahaan semikonduktor terbesar di Korea Selatan, mengalami penurunan sebesar 10% setelah saham ADR-nya di bursa Amerika jatuh ke level terendah sepanjang masa. Sementara itu, Samsung Electronics, perusahaan teknologi terbesar di Korea Selatan, juga mengalami penurunan sebesar 9,15%.

📖 Baca juga:
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS 2026, Ini Bocoran Terbaru

Penurunan ini juga dipengaruhi oleh debut pasar saham yang sukses dari perusahaan semikonduktor China, ChangXin Memory Technologies, dan laporan bahwa sebuah perusahaan negara China telah memulai produksi peralatan litografi DUV immersion. Ini menimbulkan kekhawatiran bahwa perusahaan semikonduktor Korea Selatan akan menghadapi persaingan yang lebih ketat dari China.

Indeks Kospi, yang merupakan benchmark pasar saham Korea Selatan, jatuh sebesar 500,47 poin, atau 7,41%, menjadi 6.253,81. Penurunan ini memicu diaktifkannya batasan trading sementara pada indeks Kospi dan Kosdaq, yang merupakan indeks saham junior di Korea Selatan.

📖 Baca juga:
Demo Indomaret: Gerai Tutup 2 Hari, Ini Penjelasannya

Para analis pasar saham memprediksi bahwa penurunan ini akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, karena kekhawatiran akan persaingan yang meningkat dari China dan penurunan harga saham perusahaan semikonduktor. Namun, beberapa analis juga memprediksi bahwa penurunan ini akan menjadi kesempatan bagi investor untuk membeli saham perusahaan semikonduktor dengan harga yang lebih murah.

Kesimpulan, penurunan indeks Kospi lebih dari 8% pada hari ini merupakan fenomena yang signifikan dalam pasar saham Korea Selatan. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran akan persaingan yang meningkat dari China dan penurunan harga saham perusahaan semikonduktor. Namun, beberapa analis juga memprediksi bahwa penurunan ini akan menjadi kesempatan bagi investor untuk membeli saham perusahaan semikonduktor dengan harga yang lebih murah.

📖 Baca juga:
Iskandar Kunaefi, Mantan Petinggi Persib, Dipercaya Jadi Direktur Utama PT Pos Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *