Ekonomi

Harga Beras Stabil, Bulog Serap 3,5 Juta Ton Beras per Juli 2026

×

Harga Beras Stabil, Bulog Serap 3,5 Juta Ton Beras per Juli 2026

Share this article
Harga Beras Stabil, Bulog Serap 3,5 Juta Ton Beras per Juli 2026
Harga Beras Stabil, Bulog Serap 3,5 Juta Ton Beras per Juli 2026

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 Juli 2026 | Harga beras di Indonesia tetap stabil meskipun harga beberapa komoditas lain seperti cabai, telur, dan daging ayam mengalami kenaikan. Menurut data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga beras kualitas bawah I stagnan di Rp 14.750 per kg, dan harga beras kualitas bawah II juga tetap di Rp 14.550 per kg.

Sementara itu, Perum Bulog melaporkan realisasi penyerapan beras dalam negeri mencapai 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026. Angka tersebut setara dengan 87 persen dari target pengadaan nasional tahun ini yang ditetapkan sebesar 4 juta ton. Dengan realisasi tersebut, Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani meyakini target serapan 4 juta ton beras bisa tercapai sebelum akhir 2026.

📖 Baca juga:
Rally Nikkei 225 Diperkirakan Terus Menguat di Tengah Upah Tinggi dan Volatilitas Yen

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang menggunakan barang-barang bersubsidi dalam melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG), seperti minyak goreng Minyakita dan gas LPG 3 kilogram (kg). Jika ditemukan hal tersebut, Sudaryono tak segan memberikan teguran hingga ancaman tutup dapur.

Di sisi lain, harga sembako di Jawa Timur terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini, harga seluruh jenis beras, seluruh jenis minyak goreng, cabe merah keriting dan gas elpiji naik. Sementara harga seluruh jenis daging, seluruh jenis garam, cabai merah besar, bawang merah dan bawang putih mengalami penurunan.

📖 Baca juga:
Subsidi Energi: Antara Penghematan dan Pemerataan

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Oleh karena itu, memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

Kesimpulan dari semua informasi tersebut adalah bahwa harga beras di Indonesia tetap stabil, dan Bulog telah menyerap 3,5 juta ton beras per Juli 2026. Namun, perlu diingat bahwa harga sembako lainnya dapat berfluktuasi, sehingga penting untuk memantau harga setiap hari.

📖 Baca juga:
Harga Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah: Dampaknya pada Ekonomi dan Harga Barang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *