Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 Juli 2026 | Perang antara Rusia dan Ukraina semakin memanas dengan berbagai perkembangan baru. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, baru-baru ini mengungkapkan bahwa Rusia sedang menyiapkan tambahan 30 ribu tentara dari Korea Utara (Korut) untuk memperkuat posisinya dalam perang melawan Ukraina.
Menurut Zelenskyy, pergerakan ini telah teridentifikasi sejak Juni di wilayah Voronezh, Rusia. Ia juga menyoroti kerja sama antara Rusia dan Korut, yang membahayakan tidak hanya Ukraina tetapi juga negara-negara lain di Asia yang berada dalam jangkauan rudal Korut.
Zelenskyy menyampaikan bahwa Korut sedang mempersiapkan pengiriman peluncur rudal balistik tambahan ke Rusia, yang akan meningkatkan kemampuan tempur Rusia. Ia juga mengingatkan bahwa aliansi antara Rusia dan Korut membahayakan negara-negara Asia yang berada dalam jangkauan rudal Korut.
Sementara itu, dalam kunjungannya ke Inggris, Zelenskyy akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, untuk membahas kerja sama militer dan bantuan untuk Ukraina. Inggris telah berjanji untuk memberikan dukungan penuh kepada Ukraina dalam perang melawan Rusia.
Perang antara Rusia dan Ukraina telah berlangsung selama beberapa tahun dan telah menyebabkan ribuan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Internasional telah mendesak kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan damai dan menghentikan kekerasan.
Kunjungan Zelenskyy ke Inggris dan rencana Rusia untuk menambah tentara dari Korut menambah kompleksitas situasi dan menimbulkan kekhawatiran tentang eskalasi konflik. Dunia internasional harus terus mendesak kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan damai dan menghentikan kekerasan.











