Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 24 Juli 2026 | Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengakui telah melakukan pendekatan kepada Pep Guardiola untuk mengisi kursi pelatih timnas Italia. Presiden FIGC, Giovanni Malago, bahkan menyebut federasi siap menyediakan anggaran khusus demi merekrut mantan pelatih Manchester City tersebut.
Guardiola dikabarkan masuk radar untuk melatih timnas Italia setelah Gennaro Gattuso mundur usai gagal membawa Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026. Sementara itu, Guardiola juga tengah berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City pada akhir musim lalu usai satu dekade menangani The Citizens.
Selain Guardiola, FIGC juga mempertimbangkan beberapa nama lain untuk menangani Gli Azzurri. Salah satunya adalah Andrea Pirlo yang disebut masih masuk dalam daftar calon pelatih timnas Italia.
Keputusan DFB menaruh kepercayaan kepada Jurgen Klopp untuk menjadi pelatih Timnas Jerman menyalakan harapan sepak bola Der Panzer. Apalagi ia akan menciptakan kombinasi elit dengan Per Mertesacker yang juga dipercaya menjadi direktur olahraga baru DFB.
Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) berencana mengajukan keluhan resmi kepada FIFA terkait dugaan campur tangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam pencabutan kartu merah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, di Piala Dunia 2026.
Kontroversi bermula ketika Balogun mendapat kartu merah setelah secara tidak sengaja mengenai tendon Achilles bek Bosnia dan Herzegovina, Tarik Muharemovic. Namun, keputusan tersebut kemudian dibatalkan setelah muncul kabar bahwa Trump menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Keputusan itu memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Trump bahkan memuji FIFA karena, menurutnya, telah “membatalkan sebuah ketidakadilan besar”, yang kemudian menjadi salah satu kontroversi terbesar sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Presiden NFF, Lise Klaveness, menilai keputusan tersebut menjadi preseden berbahaya karena dinilai melibatkan pengaruh politik terhadap proses pengambilan keputusan dalam sepak bola.
Menurutnya, keputusan tersebut seharusnya tidak pernah terjadi dan FIFA perlu memberikan penjelasan secara terbuka. “Yang terpenting, ini seharusnya tidak terjadi. Sangat penting sekarang untuk ada komunikasi yang jujur mengenai kasus ini. Kita semua tahu keputusan itu dipengaruhi kekuatan dari luar dan tidak melalui proses yang semestinya.”
Kesimpulan, sepak bola Italia dan Jerman sedang mengalami perubahan besar dengan kedatangan pelatih baru, sementara sepak bola Norwegia mempertanyakan keputusan FIFA terkait kartu merah Folarin Balogun.











