BERITA

Muktamar NU 2026: Harapan dan Persiapan Menuju Kepemimpinan Baru

×

Muktamar NU 2026: Harapan dan Persiapan Menuju Kepemimpinan Baru

Share this article
Muktamar NU 2026: Harapan dan Persiapan Menuju Kepemimpinan Baru
Muktamar NU 2026: Harapan dan Persiapan Menuju Kepemimpinan Baru

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juli 2026 | Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar di Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026 mulai memanaskan dinamika internal organisasi. Sejumlah nama disebut menguat sebagai kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), termasuk Gus Yahya dan Gus Kikin.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Kedunglurah, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Agus HM Izuddin Zaki (Gus Zaki), berharap ajang tertinggi organisasi bentukan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari tersebut menjadi momentum untuk berbenah dan kembali memprioritaskan pesantren serta kiai kampung.

📖 Baca juga:
Perombakan Pimpinan Badan Gizi Nasional, Menteri Koordinator Bidang Pangan: Momentum untuk Perkuat Tata Kelola

Gus Zaki menilai, belakangan ini NU dinilai lebih berfokus pada program-program mercusuar, kemitraan elit bersama pemerintah, serta figur tokoh yang sudah mapan secara finansial dan popularitas. Ia berharap NU lebih memperhatikan kiai kampung-langgar, yang menjadi ujung tombak dakwah NU.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah pelaksanaan Muktamar NU yang makin dekat.

Pertemuan Purbaya dengan Gus Yahya membahas tentang penguatan kolaborasi antara pemerintah dengan ormas, termasuk program pengelolaan sampah menjadi pupuk. Purbaya menyatakan bahwa pemerintah siap mendukung program-program NU yang bertujuan baik.

📖 Baca juga:
Muktamar NU: Persiapan Menuju Pemimpin Baru, Gus Yusuf dan Gus Rozin Siap Bersaing

Di sisi lain, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang mulai bersiap menyambut pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Pesantren tersebut ditunjuk oleh PBNU sebagai tempat berlangsungnya muktamar, yang akan dihadiri oleh ribuan muktamirin dari seluruh Indonesia.

Sebanyak 3.370 muktamirin akan diinapkan di 16 gedung di ponpes Bahrul Ulum. Fasilitas tersebut disiapkan untuk para muktamirin, termasuk tempat menginap, ruang pertemuan, dan sarana lainnya.

Selain itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik menggelar Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan I, yang diikuti oleh 73 peserta. Pelatihan tersebut bertujuan untuk melahirkan kader-kader NU yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan komitmen kuat dalam mengembangkan organisasi maupun memberikan kontribusi bagi masyarakat.

📖 Baca juga:
Cak Imin Dinilai Layak Jadi Ketua PBNU, Gus Maftuch Dukung; PWNU Desak Muktamar NU 2026 Segera Digelar

PCNU Bontang belum menentukan dukungan untuk calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar NU ke-35 di Jombang. Lima nama disebut menguat sebagai kandidat Ketua Umum PBNU, termasuk Gus Yahya dan Gus Kikin. Keputusan dukungan diperkirakan baru ditetapkan sekitar dua pekan sebelum pelaksanaan muktamar.

Kesimpulan, Muktamar NU 2026 menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memilih kepemimpinan baru dan memperkuat keberadaannya di tengah masyarakat. Dengan persiapan yang matang dan harapan yang tinggi, NU diharapkan dapat memainkan peran yang lebih besar dalam mengembangkan kehidupan beragama dan bermasyarakat di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *