Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 April 2026 | Menjelang babak penentuan Liguilla Liga MX, dunia sepak bola Meksiko dikejutkan oleh serangkaian keputusan penting yang menambah ketegangan di papan klasemen. Pada hari Selasa, 22 April 2026, klub raksasa Cruz Azul resmi mengumumkan pemecatan Nicolas Larcamón satu hari sebelum jeda akhir musim reguler. Penggantinya, Joel Huiqui, mantan pemain bertahan tim, ditunjuk sebagai pelatih interim dengan tim pendukung yang meliputi asisten utama Sergio Pinto, asisten kedua Marco Calvillo, serta pelatih kebugaran Fernando Ramos.
Keputusan ini diambil setelah serangkaian hasil kurang memuaskan dan tekanan dari suporter yang menuntut perubahan. Larcamón, yang sebelumnya memimpin tim menuju posisi menengah atas, tidak berhasil mengamankan tiga poin krusial pada pekan ke-16 melawan Necaxa. Dalam pernyataan resmi, manajemen Cruz Azul menyatakan bahwa langkah ini diharapkan menstabilkan performa tim menjelang Liguilla yang dijadwalkan dimulai pada minggu pertama Mei.
Pelatih interim Joel Huiqui akan memimpin tim pada pertandingan terakhir musim reguler melawan Necaxa, sebuah laga yang sangat penting untuk memastikan posisi klub di antara enam tim teratas. Jika berhasil, Cruz Azul akan melaju ke babak playoff dengan peluang lebih baik untuk menantang tim-tim kuat seperti Club América dan Tigres UANL.
Sementara itu, di bagian lain liga, klub Mazatlán menorehkan kemenangan spektakuler melawan Toluca dengan skor 4-3 pada putaran ke-17 Clausura 2026. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Banorte ini menampilkan serangkaian gol dramatis, termasuk gol kemenangan di menit ke-87 oleh Jesús Hernández setelah serangkaian serangan balik cepat.
| Tim | Gol | Kartu Kuning | Kartu Merah |
|---|---|---|---|
| Mazatlán | 4 | 2 | 0 |
| Toluca | 3 | 3 | 1 |
Detail gol menunjukkan kontribusi penting dari Jesús Hernández (2 gol), Gabriel López (1 gol), dan Yoel Bárcenas yang mengonversi penalti. Toluca, di sisi lain, mencatat gol dari Antonio Briseño, Nicolás Castro, dan Everardo López. Pertandingan berakhir dengan tambahan waktu 9 menit, menandakan intensitas tinggi hingga peluit akhir.
Keberhasilan Mazatlán tidak hanya menambah poin penting di klasemen, tetapi juga meningkatkan moral tim menjelang fase playoff. Sementara itu, Toluca harus mengatasi kekalahan ini dengan cepat karena persaingan di zona tengah masih ketat.
Di luar aksi lapangan, Liga MX juga mengumumkan perubahan struktural signifikan: sistem degradasi resmi dihapus, menggantinya dengan model mirip Major League Soccer (MLS) yang menekankan pada stabilitas finansial klub. Keputusan kontroversial ini bertujuan mengurangi tekanan ekonomi pada klub-klub kecil dan memungkinkan investasi jangka panjang. Meskipun mendapat kritik dari sebagian pengamat yang khawatir mengurangi kompetisi, pihak liga menegaskan langkah ini sebagai upaya modernisasi sepak bola Meksiko.
Selain perubahan struktural, Liga MX juga menjadi sorotan internasional karena keterlibatan dalam skandal Italia yang melibatkan mantan bintang Amerika dan rekan setim Santi Giménez. Meskipun rincian masih dalam penyelidikan, kasus ini menambah dimensi baru pada dinamika transfer dan integritas kompetisi.
Dengan semua perkembangan tersebut, para penggemar Liga MX dihadapkan pada musim yang penuh liku. Pertarungan untuk tiga poin terakhir, perubahan aturan liga, serta kontroversi di luar negeri menciptakan lanskap kompetitif yang menantang bagi semua tim. Semua mata kini tertuju pada Liguilla, di mana siapa pun dapat menjadi pemenang, asalkan mampu mengatasi tekanan dan memanfaatkan peluang yang ada.
Ke depan, Cruz Azul harus segera menyesuaikan taktik di bawah bimbingan Joel Huiqui, sementara Mazatlán berusaha mempertahankan momentum kemenangan mereka. Sementara itu, klub-klub lain akan menilai strategi mereka dalam menghadapi sistem liga yang baru. Semua ini menjanjikan babak playoff yang menegangkan dan penuh kejutan bagi para pecinta sepak bola.











