TEKNO

Microsoft Siap Mengadopsi AI Kimi K3 Buatan China untuk Copilot

×

Microsoft Siap Mengadopsi AI Kimi K3 Buatan China untuk Copilot

Share this article
Microsoft Siap Mengadopsi AI Kimi K3 Buatan China untuk Copilot
Microsoft Siap Mengadopsi AI Kimi K3 Buatan China untuk Copilot

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 22 Juli 2026 | Microsoft dilaporkan sedang mengevaluasi efektivitas AI Kimi K3 asal China untuk diterapkan pada layanan AI Copilot perusahaan. Jika berhasil diadopsi, Kimi K3 berpotensi menjadi salah satu model AI buatan China yang digunakan Microsoft untuk mendukung produk AI-nya.

Langkah ini juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan Microsoft terhadap model AI buatan OpenAI dan Anthropic yang selama ini menjadi basis teknologi Copilot.

📖 Baca juga:
Claude AI Mengalami Outage Besar Kedua dalam Tiga Hari, Ribuan Pengguna Terdampak

Western Sydney University telah memberikan akses Microsoft 365 Copilot kepada semua staf dan kandidat penelitian setelah melakukan pilot dengan 100 pengguna. Universitas tersebut menyatakan bahwa pilot tersebut telah mengurangi waktu staf yang dihabiskan untuk tugas-tugas berulang dan bernilai rendah.

Microsoft juga dilaporkan sedang melatih tim penjualan untuk menantang OpenAI dan Anthropic dalam hal biaya, keamanan, dan integrasi perusahaan. Perusahaan tersebut ingin menekankan bahwa mereka menawarkan sistem lengkap, bukan hanya komponen-komponen terpisah.

📖 Baca juga:
Play Store dan Dunia Teknologi: Inovasi Terbaru di Alberta dan Edinburgh

Microsoft juga mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan fitur Deep Research dan Podcasts pada aplikasi Copilot konsumen mulai 18 Agustus 2026. Fitur-fitur tersebut akan digantikan oleh fitur Researcher yang tersedia untuk pelanggan Microsoft 365 Premium.

Transformasi AI Microsoft dipandang salah dimengerti oleh pasar, karena perusahaan tersebut sedang beralih dari model langganan berbasis kursi ke model monitisasi AI yang didorong oleh konsumsi. Microsoft telah melakukan pengeluaran modal yang mencapai $190 miliar untuk mendukung upaya ini, dan telah menandatangani kontrak senilai $627 miliar dengan pelanggan.

📖 Baca juga:
Claude Opus 4.7: AI Generasi Berikutnya yang Bisa Memeriksa Jawabannya Sendiri

Dengan adopsi Copilot dan GitHub Copilot yang meningkat, Microsoft berpotensi menghasilkan pendapatan yang signifikan dari layanan AI-nya. Meskipun terdapat tekanan margin jangka pendek, prospek Microsoft dipandang menarik dengan perkiraan pertumbuhan EPS sebesar 15-21%.

Dalam beberapa bulan terakhir, Microsoft telah melakukan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan posisinya di pasar AI. Dengan mengadopsi AI Kimi K3 dan mengembangkan layanan AI-nya, Microsoft berpotensi menjadi pemain utama di industri AI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *