Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 yang baru saja berakhir di Amerika Utara, menampilkan antusiasme penonton yang luar biasa dengan keterisian stadion mencapai 99,9%. Turnamen ini diadakan di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keberhasilan penyelenggaraan ini mendorong Donald Trump untuk mendorong Amerika Serikat kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia berikutnya.
Sementara itu, Piala Dunia 2030 telah dijadwalkan dan akan diadakan di enam negara yang tersebar di tiga benua, yaitu Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Argentina, dan Paraguay. Sebagian besar pertandingan akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, sedangkan Uruguay, Argentina, dan Paraguay akan menjadi tuan rumah satu pertandingan pembuka untuk memperingati 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.
Maroko, sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030, telah memulai persiapan dengan mengucurkan investasi besar-besaran mencapai lebih dari 190 miliar dirham (Rp 366 triliun) untuk membangun dan memperluas infrastruktur, termasuk jaringan kereta api, jalan raya, bandara, stadion, dan akomodasi. Prioritas utama dalam pengembangan ini adalah sektor akomodasi, dengan rencana menambah 60.000 kapasitas kamar hotel.
Argentina dan Spanyol, sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030, telah lolos ke turnamen tanpa kualifikasi. Hal ini karena status mereka sebagai tuan rumah, bukan karena keberhasilan mereka di Piala Dunia 2026. Enam negara tuan rumah Piala Dunia 2030, yaitu Portugal, Spanyol, Maroko, Argentina, Uruguay, dan Paraguay, secara otomatis lolos ke putaran final tanpa kualifikasi.
Piala Dunia 2026 juga menampilkan beberapa momen menarik, termasuk aksi Viking Row Haaland dan kejutan Tanjung Verde. Tim debutan Tanjung Verde menjadi sorotan setelah lolos dari fase grup tanpa kekalahan, menyingkirkan tim kuat seperti Spanyol dan Uruguay.
Kesimpulan, Piala Dunia 2026 dan 2030 menawarkan banyak momen menarik dan persiapan yang matang. Dengan antusiasme penonton yang luar biasa dan investasi besar-besaran, turnamen ini diharapkan dapat menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah Piala Dunia.









