Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 Juli 2026 | Setelah menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) berharap kehadiran legenda AC Milan itu dapat membawa kebangkitan bagi Timnas Italia. Maldini dipercaya memimpin proyek pembinaan Azzurri hingga Piala Dunia 2030.
Penunjukan Maldini menjadi salah satu keputusan paling penting yang diambil FIGC dalam beberapa tahun terakhir. Mantan kapten Italia tersebut tidak hanya bertugas memilih pelatih baru, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang sepak bola nasional.
Harapan besar pun mengiringi kehadiran pria berusia 58 tahun itu. Pengalaman panjang sebagai pemain elite dan petinggi klub dinilai menjadi modal berharga untuk membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi.
Salah satu tugas pertama Maldini adalah menentukan pelatih baru Timnas Italia. Nama-nama seperti Andrea Pirlo, Roberto Mancini, dan Antonio Conte telah disebut-sebut sebagai kandidat. Namun, kehadiran Josep Guardiola kembali mencuat sebagai kandidat yang serius dipertimbangkan.
Guardiola disebut bukan lagi sekadar mimpi, melainkan opsi yang benar-benar dipertimbangkan oleh kepemimpinan baru FIGC. Keinginan Guardiola untuk suatu saat menangani tim nasional juga menjadi faktor yang membuat peluang tersebut tetap terbuka.
Alessandro Costacurta, mantan rekan setim Maldini di AC Milan dan Timnas Italia, menyambut positif keputusan FIGC menunjuk Maldini sebagai Direktur Teknik. Costacurta menilai kehadiran Maldini memiliki arti yang lebih besar dibanding sekadar menunjuk pelatih kepala baru.
“Ini adalah berita bagus untuk sepak bola Italia, karena kami telah mendatangkan salah satu orang yang paling berwawasan dan tulus dalam olahraga ini,” kata Costacurta.
Presiden FIGC Giovanni Malagò juga mengungkapkan bahwa Maldini memang menjadi pilihan utama sejak awal proses pencarian Direktur Teknik. Kini, salah satu tugas pertamanya adalah menentukan pelatih baru Timnas Italia.
“Malagò membuat pilihan terbaik. Bahkan, memilih Maldini mungkin lebih penting daripada memilih pelatih baru,” tambah Costacurta.
FIGC juga merekrut Leonardo sebagai konsultan teknis. Kehadiran mantan pemain dan direktur AC Milan itu diyakini akan memperkuat struktur baru yang sedang dibangun.
Dengan kehadiran Maldini dan Leonardo, Timnas Italia diharapkan dapat kembali bersaing di level tertinggi. Mereka harus bisa memanfaatkan akademi muda dan memandang Tim Nasional seperti tim utama sebuah klub.
Kehadiran Maldini diyakini menjadi titik balik kebangkitan Timnas Italia. Dengan pengalaman dan integritas yang dimilikinya, Maldini dipercaya dapat membawa perubahan besar bagi sepak bola nasional.
Di tengah proses pencarian pelatih baru, nama-nama seperti Pirlo, Mancini, dan Conte masih disebut-sebut. Namun, kehadiran Guardiola tetap menjadi opsi yang menarik. Apakah Maldini dapat membawa kebangkitan bagi Timnas Italia? Hanya waktu yang akan menjawabnya.











