Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 10 Juli 2026 | Dieng, sebuah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, baru-baru ini dilanda fenomena embun es yang menyebabkan kerugian besar bagi petani setempat. Menurut data dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Banjarnegara, sekitar 25-30 hektar lahan pertanian tanaman kentang rusak akibat embun es, dengan kerugian total diperkirakan mencapai Rp 2,1 miliar.
Kepala DPPKP Kabupaten Banjarnegara, Firman Sapta Ady, mengatakan bahwa embun es terpantau pekat muncul di sejumlah lokasi di Desa Dieng Kulon, termasuk Lapangan Pandawa, area parkir Candi Arjuna, Kompleks Candi Arjuna, Gasiran Aswatama, Kalibana, hingga Kompleks Setyaki.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa fenomena embun es di Dieng bukanlah salju, melainkan embun beku atau frost. BMKG menjelaskan bahwa embun beku merupakan butiran es yang muncul di permukaan benda akibat suhu udara yang sangat rendah.
Wisatawan yang datang ke Dieng dapat menikmati keindahan alam yang unik ini, dengan rekomendasi wisata seperti Lapangan Pandawa, Kompleks Candi Arjuna, dan Dharmasala. Namun, perlu diingat bahwa fenomena embun es dapat menyebabkan kerugian bagi petani setempat, sehingga wisatawan diharapkan dapat berkontribusi pada perekonomian lokal dengan mengunjungi dan mendukung usaha-usaha setempat.
Suhu di Dieng yang mencapai -6 derajat Celsius pada pagi hari dapat menyebabkan tanaman komoditas mati, sehingga petani setempat perlu melakukan upaya-upaya untuk meminimalkan dampak buruk dari paparan embun es. Salah satu taktik yang dilakukan oleh petani adalah dengan rutin menyiram tanaman pada siang hingga sore hari, dengan harapan agar terbentuk uap air yang dapat mengurangi efek penurunan suhu dingin ekstrem pada pagi hari.
Untuk wisatawan yang ingin mengunjungi Dieng, disarankan untuk mempersiapkan diri dengan membawa pakaian hangat dan perlengkapan yang cukup, karena suhu di Dieng dapat sangat dingin. Selain itu, wisatawan juga diharapkan dapat menghormati dan menjaga kelestarian alam di Dieng, sehingga fenomena embun es dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.











