Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 30 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 telah memasuki babak penyisihan grup, dan Asia hanya memiliki dua wakil yang berhasil melangkah ke babak selanjutnya, yaitu Jepang dan Australia. Sementara itu, Uzbekistan yang dipimpin oleh Fabio Cannavaro harus pulang dengan tangan hampa setelah kalah dalam ketiga pertandingan mereka.
Cannavaro, yang juga pernah memimpin tim nasional Italia, menyebut Piala Dunia sebagai turnamen yang ‘kejam’. Ia menjelaskan bahwa di level tertinggi ini, tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan, karena setiap detail akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan.
Uzbekistan sempat membuka harapan besar melalui gol cepat Eldor Shomurodov pada menit ke-10, tetapi RD Kongo berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol melalui Yoane Wissa dan Fiston Mayele. Cannavaro menyatakan kekecewaan atas kekalahan timnya, tetapi ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.
Ia juga menekankan bahwa perkembangan sepak bola Uzbekistan harus terus dilanjutkan melalui pembinaan pemain muda dan penguatan akademi, agar tim nasional dapat bersaing secara konsisten di level tertinggi dunia.
RD Kongo, di sisi lain, berhasil mencatat sejarah dengan melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka akan menghadapi Inggris di babak selanjutnya, dan jika mereka berhasil melangkah lebih jauh, mereka akan bertemu dengan salah satu dari Meksiko atau Ekuador.
Kekecewaan Uzbekistan dan kegembiraan RD Kongo menjadi bagian dari drama Piala Dunia 2026, yang terus mempertontonkan keseruan dan ketegangan di setiap pertandingan. Cannavaro dan timnya mungkin harus pulang dengan kekecewaan, tetapi mereka telah mempelajari pelajaran berharga dari turnamen ini.











