Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 30 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 telah memasuki babak baru setelah selesainya fase grup. Dari sembilan wakil Asia, hanya Jepang dan Australia yang berhasil lolos ke babak 32 besar. Sementara itu, Argentina, yang merupakan juara bertahan, telah menunjukkan performa yang kuat dengan kemenangan atas Yordania.
Lionel Messi, kapten tim nasional Argentina, kembali mencetak rekor dengan menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Rekor ini melampaui rekor milik Just Fontaine (Prancis) dan Jairzinho (Brasil).
Menurut pelatih Argentina, Lionel Scaloni, Messi bisa saja bermain 90 menit dalam pertandingan melawan Yordania, tapi dia memilih memberi ruang untuk rekan-rekannya. Messi tidak terlalu memikirkan angka-angka yang dibicarakan orang, dan Scaloni sangat terkejut dengan keputusan Messi.
Argentina akan menghadapi Tanjung Verde di babak 32 besar yang digelar di Miami. Meskipun berstatus debutan di fase tersebut, Scaloni menegaskan timnya tidak boleh lengah. Kiper Argentina, Emiliano Martínez, juga siap bermain tanpa pelindung jari meski mengalami cedera patah sebelum Piala Dunia 2026.
Argentina tampil dominan sejak awal laga melawan Yordania. Dua gol di babak pertama masing-masing dicetak oleh tendangan bebas Giovani Lo Celso dan penalti Lautaro Martinez, membuat juara bertahan unggul nyaman sebelum Messi masuk di babak kedua. Gol Messi menjadi penutup kemenangan sekaligus menegaskan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak turnamen sejauh ini dengan enam gol.
Pelatih Scaloni juga memanfaatkan pertandingan ini untuk merotasi skuadnya. Total sembilan perubahan dilakukan dari susunan pemain sebelumnya, dan ia puas dengan kontribusi para pemain pelapis. Saya punya penilaian yang sangat positif, kata Scaloni. Kami bisa memberi menit bermain kepada semua pemain yang layak merasakan Piala Dunia.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah Argentina telah menunjukkan performa yang kuat dan siap menghadapi Tanjung Verde di babak 32 besar. Dengan keputusan Messi untuk memberi ruang untuk rekan-rekannya, Argentina telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan Messi, tapi juga memiliki pemain lain yang berkualitas.











