Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 April 2026 | Genoa berhasil membalikkan keadaan melawan Pisa pada laga Serie A yang digelar di Arena Garibaldi, Pisa pada 19 April 2026. Setelah terdesak 1-0 pada babak pertama, tim ligurian mengubah arah pertandingan berkat kontribusi penting Jeff Ekhator dan Lorenzo Colombo, yang secara bersamaan mengamankan tiga poin penting dan hampir menjamin tiket Serie A untuk musim berikutnya.
Pisa membuka skor lebih dulu berkat aksi set piece yang memanfaatkan kelemahan pertahanan Genoa pada situasi bola mati. Samuele Angori mengirimkan umpan silang dari sudut lapangan, sementara Simone Canestrelli melompat tinggi dan menanduk bola ke sudut bawah gawang, memberikan keunggulan 1-0 bagi tuan rumah. VAR menolak beberapa protes terkait potensi pelanggaran pada Stefano Sabelli, namun gol tetap diberlakukan.
Usaha Pisa untuk memperlebar keunggulan tampak menjanjikan ketika mereka melancarkan serangan balik cepat setelah corner Genoa. Angori hampir menaklukkan kiper Genoa, Justin Bijlow, tetapi tembakannya terhalang. Upaya serangan bebas Aaron Martin hanya menghasilkan tembakan ke tiang gawang, sementara Genoa berhasil menyamakan kedudukan lewat lemparan jauh. Tommaso Baldanzi, yang berada di posisi menyerang, berkolaborasi dengan Lorenzo Colombo dan memberikan bola kepada Jeff Ekhator, yang mengeksekusi tembakan kaki kiri keras ke pojok atas jaringan pada menit ke‑41.
Menjelang jeda pertandingan, Lorenzo Colombo hampir menambah gol lewat tembakan melengkung dari sudut yang sulit, namun bola memantul dari tiang lintang. Tekanan Genoa terus meningkat, dan pada menit ke‑55 mereka memperoleh peluang penalti setelah Canestrelli terjatuh dalam perkelahian di dalam kotak penalti. Setelah mengamati statistik spot‑kick Genoa yang kurang memuaskan musim ini, Colombo mengeksekusi tendangan penalti dengan presisi, menempatkan bola di pojok atas kanan gawang, sehingga mengamankan keunggulan 2-1.
Manajer Genoa, Daniele De Rossi, menilai kemenangan ini sebagai langkah krusial untuk keluar dari zona bahaya. Ia menyoroti perubahan taktik yang diterapkan oleh pelatih Oscar Hiljemark, termasuk pergantian formasi menjadi 4‑4‑2 dan penyesuaian lini tengah yang melibatkan Akinsanmiro bersama Aebischer. Di sisi lain, Pisa tetap berjuang dengan masalah cedera; Marius Marin dan Daniel Denoon absen, sementara beberapa pemain kunci berada dalam daftar larangan.
Berikut adalah rangkuman statistik utama pertandingan:
- Skor akhir: Pisa 1-2 Genoa
- Penjaga gawang: Justin Bijlow (Genoa) vs. Stefano Sabelli (Pisa)
- Pencetak gol: Samuele Angori (Pisa, 9′), Jeff Ekhator (Genoa, 41′), Lorenzo Colombo (penalti, 55′)
- Kartu kuning: 5 (3 untuk Genoa, 2 untuk Pisa)
- Posisi di klasemen setelah laga: Genoa 15 poin, berada 16‑15, selisih 1 poin dari zona aman; Pisa tetap berada di urutan terbawah.
Kemenangan ini menempatkan Genoa pada posisi yang hampir pasti untuk bertahan di Serie A, dengan hanya satu atau dua pertandingan tersisa hingga akhir musim. Sementara itu, Pisa harus berjuang keras pada pertandingan berikutnya melawan Parma dan kemudian menghadapi Lecce pada 1 Mei, di mana nasib mereka di kasta teratas masih belum pasti.
Secara keseluruhan, laga Genoa vs Pisa menunjukkan dinamika yang tajam antara tim yang berjuang mempertahankan eksistensinya dan tim yang berada di ambang degradasi. Keberhasilan Genoa dalam membalikkan skor menunjukkan kualitas mental dan taktik yang dipimpin oleh De Rossi, sementara Pisa harus mengevaluasi kembali strategi dan mengatasi permasalahan cedera bila ingin menghindari relegasi di sisa musim.











