OLAHRAGA

Los Angeles FC Tersungkur 4-1, San Jose Earthquakes Kuasai Puncak Klasemen Barat

×

Los Angeles FC Tersungkur 4-1, San Jose Earthquakes Kuasai Puncak Klasemen Barat

Share this article
Los Angeles FC Tersungkur 4-1, San Jose Earthquakes Kuasai Puncak Klasemen Barat
Los Angeles FC Tersungkur 4-1, San Jose Earthquakes Kuasai Puncak Klasemen Barat

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 April 2026 | Dalam laga pekan kedua MLS 2026, Los Angeles FC harus menelan kekalahan telak 4-1 di hadapan San Jose Earthquakes pada pertandingan yang berlangsung di BMO Stadium, Los Angeles. Pertandingan yang awalnya diharapkan menjadi ujian kekuatan tim tuan rumah berakhir dengan dominasi total tim tamu yang kini memimpin klasemen Barat bersama Vancouver Whitecaps.

Babak pertama berlangsung sepi skor, kedua belah pihak saling menyerang namun belum menghasilkan gol. Los Angeles FC mencatat beberapa peluang, termasuk tembakan keras dari Ryan Porteous yang meleset ke kiri, serta serangan cepat Son Heung‑Min yang diblokir oleh pertahanan San Jose. Namun, pertahanan Earthquakes yang disiplin berhasil menahan serangan tersebut.

📖 Baca juga:
FC Dallas Terkapar di Toyota Stadium: Minnesota United Cetak Kemenangan Tipis 1-0

Segera setelah jeda istirahat, San Jose Earthquakes membuka keunggulan pada menit ke‑52 melalui gol pertama Ousseni Bouda. Bola yang didorong oleh assist dari Timo Werner menemukan sudut kanan atas gawang Hugo Lloris, mengakhiri catatan kebobolan Lloris yang selama 593 menit terakhir masih bersih. Gol ini memberi momentum bagi Earthquakes untuk meningkatkan intensitas serangan.

Tiga menit kemudian, Werner yang baru kembali dari cedera menambah keunggulan dengan gol keduanya. Menggunakan umpan pendek dari Beau Leroux, Werner menembus pertahanan Los Angeles FC dan mengeksekusi tembakan yang tepat ke sudut bawah kanan gawang. Penampilan Werner menjadi bukti nilai tambahnya bagi Earthquakes, mengingat ia belum mencetak gol di MLS sebelumnya.

Pada menit ke‑57, Los Angeles FC mengalami kemalangan yang tidak menguntungkan: Ryan Porteous mencetak own goal setelah tekanan dari pertahanan Earthquakes, memperlebar selisih menjadi 3-0 dalam rentang enam menit. Kejadian ini menambah beban mental bagi pemain Los Angeles FC, yang tampak kebingungan mengatur ritme permainan.

San Jose Earthquakes tetap menambah angka pada menit ke‑79 lewat gol Ousseni Bouda yang kedua. Dengan kecepatan dan ketepatan akhir, Bouda menembus pertahanan Los Angeles FC dan menyelesaikan peluang dari sisi kanan kotak penalti, menegaskan dominasinya di lini serang.

📖 Baca juga:
San Jose Earthquakes vs Austin FC: Hajar 5-1, Rekor Awal Musim MLS

Los Angeles FC berhasil mematahkan kebuntuan pada menit ke‑79 lewat gol tunggal mereka, tercipta dari serangan balik yang dipimpin Son Heung‑Min. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir pertandingan.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi San Jose Earthquakes dalam penguasaan bola, tembakan ke gawang, dan terutama assist, dengan Niko Tsakiris mencatat assist kelima dalam kariernya. Hugo Lloris, meski melakukan dua penyelamatan, harus menelan kegagalan pertama musimnya setelah menahan serangan lawan selama hampir satu jam.

Dengan hasil ini, San Jose Earthquakes melaju ke posisi pertama klasemen Barat dengan catatan 7‑1‑0, menyamai Vancouver Whitecaps. Sementara Los Angeles FC, yang sebelumnya memimpin klasemen dengan catatan tak terkalahkan, kini turun menjadi posisi ketiga dengan rekam jejak 5‑2‑1. Keberhasilan Earthquakes dalam meraih empat kemenangan pertama musim ini menandai perubahan signifikan setelah musim lalu mereka hanya berada di posisi kesembilan.

Pelatih kepala San Jose Earthquakes, Bruce Arena, memberikan pujian kepada pemainnya, terutama Werner dan Bouda, yang menurutnya telah menunjukkan “kepercayaan diri yang tinggi dan kemampuan untuk mengeksekusi di momen penting”. Ia menambahkan bahwa tim akan fokus pada pertandingan berikutnya melawan Austin FC.

📖 Baca juga:
Drama 4-1 di Concachampions: LAFC Gigit Kemenangan, Cruz Azul Tersingkir

Di sisi lain, pelatih Los Angeles FC menilai bahwa tim harus memperbaiki pertahanan, terutama dalam mengatasi serangan balik dan menahan tekanan dari lini depan lawan. Ia menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi antara lini belakang dan lini tengah untuk menghindari kesalahan serupa di pertandingan selanjutnya.

Jadwal berikutnya menanti Los Angeles FC akan menghadapi Colorado Rapids pada hari Rabu, sementara San Jose Earthquakes akan menjamu Austin FC di kandang pada hari yang sama. Kedua tim diharapkan akan menampilkan taktik yang lebih matang setelah belajar dari hasil pertandingan terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *