Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 20 Juni 2026 | Pemerintah mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 sebagai kesempatan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dalam sebuah wawancara dengan media di kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada hari Kamis (18 Juni 2026).
Menurut Sugiarto, surat edaran tentang acara nonton bareng Piala Dunia diterbitkan untuk mendorong pemerintah daerah memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan pendapatan daerah. Ia menjelaskan bahwa dengan mengadakan acara nonton bareng, pemerintah daerah dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan pendapatan daerah.
Sugiarto juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mengikuti surat edaran tersebut. Ia menuturkan bahwa beberapa pemerintah daerah telah melaporkan bahwa mereka telah mengadakan berbagai acara untuk menyambut Piala Dunia, yang membantu meningkatkan aktivitas ekonomi dan pendapatan daerah.
Sementara itu, di lapangan, Piala Dunia 2026 telah memasuki babak penyisihan grup. Salah satu kejutan besar terjadi ketika Turki tersingkir dari kompetisi setelah kalah dari Paraguay di Grup D. Ini merupakan kejutan besar bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Dengan demikian, Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah dan meningkatkan aktivitas ekonomi. Pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.











