BERITA

Mengenal Malam 1 Suro: Tradisi Sakral dan Makna di Balik Tahun Baru Jawa

×

Mengenal Malam 1 Suro: Tradisi Sakral dan Makna di Balik Tahun Baru Jawa

Share this article
Mengenal Malam 1 Suro: Tradisi Sakral dan Makna di Balik Tahun Baru Jawa
Mengenal Malam 1 Suro: Tradisi Sakral dan Makna di Balik Tahun Baru Jawa

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 16 Juni 2026 | Malam 1 Suro, yang bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Hijriah, merupakan momen yang sangat istimewa bagi masyarakat Jawa. Tahun ini, malam 1 Suro jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Pada malam ini, masyarakat Jawa melakukan berbagai tradisi dan ritual adat yang sarat makna spiritual, budaya, dan sosial.

Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah Kirab Pusaka Malam 1 Sura, yang digelar di Keraton Surakarta Hadiningrat. Prosesi ini diawali dengan upacara internal di dalam keraton, sebelum akhirnya iring-iringan pusaka dan kebo bule Kyai Slamet memutari rute sejauh kurang lebih 7 kilometer, melewati jalur utama seperti Jalan Supit Urang, Gladag, Lojiwetan, Veteran, Yos Sudarso, hingga kembali ke area keraton.

📖 Baca juga:
Jadwal Sholat Surabaya dan Makna Maghrib di Tahun 2026

Untuk menyambut malam 1 Suro, masyarakat Jawa juga melakukan berbagai pantangan, seperti menggelar hajatan, melakukan perjalanan jauh, berkonflik atau bertengkar, keluar rumah pada malam hari, tenggelam dalam aktivitas duniawi, membangun atau pindah rumah, dan berisik serta berkata kasar. Pantangan-pantangan ini dipercaya dapat membawa kesialan jika dilanggar.

Di samping itu, malam 1 Suro juga merupakan momen yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memulai lembaran baru, dan memperbanyak ibadah, doa, puasa sunah, dan berbagi kepada sesama. Dalam bulan Muharram, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah, seperti sholat dengan wirid tasbih, yang dipercaya dapat menghapus dosa-dosa.

📖 Baca juga:
Malam 1 Suro 2026: Tradisi Sakral dan Pantangan Masyarakat Jawa

Tradisi malam 1 Suro ini tidak hanya terbatas pada masyarakat Jawa, tetapi juga dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Dalam menyambut tahun baru Hijriah, umat Islam diharapkan dapat memperbarui komitmen mereka terhadap ajaran Islam dan memperkuat hubungan mereka dengan Allah SWT.

Dalam keseluruhan, malam 1 Suro merupakan momen yang sangat penting bagi masyarakat Jawa dan umat Islam di seluruh dunia. Dengan melakukan berbagai tradisi dan ritual adat, serta memperbanyak amalan-amalan sunnah, diharapkan umat Islam dapat memperoleh hikmah dan makna yang lebih dalam dari perayaan ini.

📖 Baca juga:
Muharram dan Bulan Suro: Mengenal Hakikat dan Akulturasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *