Otomotif

BYD Menggebrak Eropa dengan Teknologi Flash-Charging dan Denza

×

BYD Menggebrak Eropa dengan Teknologi Flash-Charging dan Denza

Share this article
BYD Menggebrak Eropa dengan Teknologi Flash-Charging dan Denza
BYD Menggebrak Eropa dengan Teknologi Flash-Charging dan Denza

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Juni 2026 | BYD, produsen kendaraan listrik terkemuka yang juga bercita-cita menjadi produsen mobil terbesar di dunia, sedang membuat gebrakan di Eropa. Perusahaan ini memperkenalkan sistem flash-charging lima menit dan bersiap untuk mengumumkan dimulainya produksi di pabrik pertamanya di Hongaria.

BYD bergabung dengan serbuan Cina ke Eropa agak terlambat, tetapi sekarang siap untuk mengungguli MG dari SAIC sebagai penjual nomor satu dari Tiongkok. Anak perusahaan premium BYD, Denza, juga memulai tantangannya di jantung wilayah BMW, Mercedes, Audi, dan Porsche. Denza telah membuka showroom pertamanya di Jerman.

📖 Baca juga:
Tiongkok di Ambang Masa Depan: Dari Teknologi Otonom hingga Investasi Global

Penjualan BYD di Eropa dari kendaraan yang diproduksi di Cina mencapai 101.221 unit dalam empat bulan pertama 2026, sedikit di belakang pemimpin MG yang mencapai 110.327 unit, menurut Asosiasi Produsen Otomotif Eropa (ACEA). Namun, data ACEA juga menunjukkan bahwa penjualan BYD yang meningkat 143,9% membuatnya kemungkinan akan segera mengungguli MG yang meningkat 10,3%.

Geely menjual sedan dan SUV terbanyak dengan 138.429 unit, tetapi itu termasuk kendaraan yang diproduksi di Eropa oleh anak perusahaan lokal seperti Volvo dan Lotus. ACEA mencakup semua produsen otomotif yang menjual sedan dan SUV di Eropa, dan dalam langkah yang dikabarkan membagi anggotanya, BYD telah mengajukan diri untuk menjadi produsen otomotif Cina pertama yang bergabung dengan organisasi lobby tersebut.

ACEA menyiapkan posisi industri untuk negosiasi dengan Uni Eropa tentang subjek seperti tarif, standar emisi, dan elektrifikasi. Belum ada kata tentang apakah permohonan BYD akan diterima. BYD mengumumkan bahwa akan menghabiskan sekitar €2 miliar untuk membangun stasiun pengisian daya flash lima menit di seluruh Eropa, langkah yang mengingatkan pada Supercharger Tesla, yang memberikan insentif kuat untuk membeli EV-nya.

📖 Baca juga:
Mobil Listrik di Indonesia: Mayoritas Impor, Pajak Baru, dan Peringatan Pakar ITB

BYD telah mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk memasang 20.000 pengisi flash di Cina pada akhir tahun ini dan 3.000 di Eropa pada 2027. Menurut Financial Times, Z9 GT dapat diisi 70% dalam lima menit dan hampir sepenuhnya diisi dalam 12 menit. BYD mengatakan ingin membuat teknologi ini tersedia untuk semua kendaraan massalnya.

Ketua BYD, Wang Chuanfu, mengatakan kepada Reuters bahwa ia masih mengharapkan perusahaan tersebut akan menjadi produsen mobil terbesar di dunia dalam lima tahun. Ia membuat klaim tersebut setelah harga saham BYD jatuh tajam. Tahun lalu, BYD menempati peringkat keenam di dunia dengan penjualan 4,6 juta kendaraan. Pada 2025, produsen mobil terbesar dunia, Toyota, menjual lebih dari 10 juta kendaraan.

Produsen otomotif Cina menghadapi persaingan berlebihan di pasar dalam negeri dan melihat penjualan ekspor sebagai jalan keluar untuk mencapai profitabilitas. Hasil triwulanan pertama BYD menunjukkan laba lebih dari setengah. Harga di pasar seperti Eropa dapat mencapai 100% lebih tinggi. Analis mengatakan penjualan kendaraan listrik di luar Cina dapat menghasilkan laba bersih hingga $3.500 per mobil, hingga empat kali lipat dari penjualan di Cina.

📖 Baca juga:
Palermo dan Eropa: Dua Lipa Menikah, Ryanair Luncurkan Rute Baru, dan Bonsai Jadi Trend

BYD berencana untuk memperluas produksinya di Eropa dan meningkatkan penjualan dengan teknologi flash-charging yang inovatif. Dengan Denza, BYD siap untuk bersaing di pasar premium Eropa dan menantang merek-merek terkemuka seperti BMW, Mercedes, dan Audi.

Kesimpulan, BYD sedang membuat langkah besar di Eropa dengan teknologi flash-charging dan Denza. Dengan rencana untuk memperluas produksi dan penjualan, BYD siap untuk menjadi pemain utama di pasar otomotif Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *