Bencana Alam

Maluku Utara Mengalami Gejolak Alam dan Kegiatan Haji

×

Maluku Utara Mengalami Gejolak Alam dan Kegiatan Haji

Share this article
Maluku Utara Mengalami Gejolak Alam dan Kegiatan Haji
Maluku Utara Mengalami Gejolak Alam dan Kegiatan Haji

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Juni 2026 | Maluku Utara baru-baru ini mengalami beberapa peristiwa penting yang menarik perhatian masyarakat. Pertama, sebanyak 391 haji asal Provinsi Maluku Utara yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 Debarkasi Makassar telah tiba di Tanah Air. Mereka menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 1415 dan tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain itu, terdapat tiga kursi kosong dalam manifes kepulangan, di mana satu di antaranya masih dalam perawatan di Al Jedaani Hospital Jeddah, dan dua lainnya merupakan jemaah yang wafat di Tanah Suci. Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, Asa Afif Bachri, mengkonfirmasi informasi ini.

📖 Baca juga:
Bumi: Dari Asal Usul Hingga Pengaruhnya Terhadap Kehidupan

Di sisi lain, Maluku Utara juga mengalami bencana alam berupa meletusnya tiga gunung api, yaitu Gunung Dukono dan Gunung Ibu di Halmahera, serta Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT. Erupsi ini terjadi dalam waktu yang berdekatan dan melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 400-500 meter di atas puncak kawah masing-masing.

Badan Geologi menetapkan tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level III (Siaga), sedangkan Gunung Ibu dan Gunung Dukono berada pada tingkat aktivitas Level II (Waspada). Masyarakat diimbau untuk mematuhi rekomendasi jarak aman dan waspada terhadap potensi ancaman banjir lahar hujan.

📖 Baca juga:
BPK Temukan Kejanggalan Dana Kelurahan Rp 8 Miliar di Binjai

Selain itu, terdapat kasus ular piton yang menelan seorang wanita di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Wanita tersebut, Elisabet Yamalau, tewas setelah ditelan ular piton sepanjang 7,8 meter. Suaminya, Benyamin Lanto, berusaha menyelamatkannya, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Dalam beberapa hari terakhir, Maluku Utara memang mengalami beberapa peristiwa yang cukup beragam, mulai dari kepulangan haji, bencana alam, hingga kasus ular piton. Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

📖 Baca juga:
Gempa Bumi dan Cuaca Ekstrem: Mengenal Fenomena Alam di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *