Bisnis

Saham dan Pembagian Dividen: Astra International, ACES, dan Antam

×

Saham dan Pembagian Dividen: Astra International, ACES, dan Antam

Share this article
Saham dan Pembagian Dividen: Astra International, ACES, dan Antam
Saham dan Pembagian Dividen: Astra International, ACES, dan Antam

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 11 Juni 2026 | Di pasar saham, beberapa perusahaan besar seperti Astra International, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah mengumumkan rencana pembagian dividen kepada para pemegang saham. Pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap kepercayaan dan dukungan pemegang saham.

Astra International, misalnya, berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback saham maksimal Rp 8 triliun. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Sementara itu, ACES akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 548,02 miliar atau Rp 32,01 per saham dari laba Tahun Buku 2025. Nilai ini setara dengan 82% laba per saham (EPS) 2025 dan menjadi rasio pembayaran dividen tertinggi yang pernah dibagikan perusahaan.

📖 Baca juga:
Harga Emas Antam Melonjak, Apa yang Mendorong Kenaikan Ini?

ANTM juga telah memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 5,04 triliun atau sekitar Rp 210 per saham dari laba bersih 2025. Namun, perusahaan ini juga mengalami penurunan rasio dividen menjadi 70% dari sebelumnya 100%. Penurunan ini menyebabkan saham ANTM mengalami penurunan harga.

Di sisi lain, beberapa analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguat dan memberikan rekomendasi saham unggulan. IHSG telah menguat 2,71% atau 155,73 poin ke 5.902. Sebanyak 600 saham ditutup menguat, 203 stagnan, dan hanya 156 saham yang melemah.

📖 Baca juga:
Adhi Karya Rombak Jajaran Pengurus, Ini Daftar Direksi dan Komisaris Baru

Dalam beberapa hari terakhir, saham-saham besar seperti BBCA, BREN, BBRI, DCII, dan BMRI mengalami kenaikan harga. Sementara itu, saham AMMN ditutup koreksi 2,93% ke Rp 3.310. Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3 dan masih berpeluang menguat untuk menguji area 6.065-6.256.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa rencana pembelian kembali saham bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) didasarkan pada keyakinan terhadap kuatnya fundamental industri perbankan pelat merah. Menurut Dony, harga saham sejumlah bank Himbara saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi kinerja dan prospek bisnis yang dimiliki perusahaan.

📖 Baca juga:
PT Taspen Perkuat Sinergi dengan Bank BJB untuk Pelayanan Pembayaran Manfaat Pensiun

Dalam kesimpulan, pembagian dividen dan buyback saham merupakan strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham. Sementara itu, pergerakan IHSG dan harga saham perusahaan besar seperti Astra International, ACES, dan ANTM menjadi perhatian utama di pasar saham. Pembagian dividen dan buyback saham ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mempengaruhi pergerakan harga saham di pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *