Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 01 Juni 2026 | BPJS Kesehatan terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah aplikasi Mobile JKN, yang memungkinkan peserta mengakses berbagai layanan administrasi maupun pelayanan kesehatan secara praktis dan cepat.
Fadli Salim, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Halmahera Timur, merupakan salah satu contoh peserta yang merasakan manfaat dari layanan Mobile JKN. Ia dapat mengakses berbagai layanan, termasuk antrean online, dengan mudah dan cepat.
BPJS Kesehatan juga menyediakan program New REHAB 2.0, yang memungkinkan peserta mencicil tunggakan iuran JKN sesuai dengan batas kemampuan finansial masing-masing. Program ini dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberikan peringatan kepada peserta tentang pentingnya memperbarui data kepesertaan secara online melalui layanan Pandawa. Dengan demikian, peserta dapat menghindari kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.
Di sisi lain, Jayapura General Hospital berencana untuk menjadi referral center untuk layanan kesehatan di wilayah Western Pacific. Rumah sakit ini terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas, termasuk pengembangan layanan kanker yang lebih terintegrasi.
Pemerintah Indonesia juga berencana untuk melakukan overhaul data bantuan sosial untuk meningkatkan akurasi distribusi bantuan. Hal ini dilakukan setelah ditemukan bahwa sebagian besar bantuan mungkin telah salah sasaran.
Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, BPJS Kesehatan terus berinovasi dan memperluas layanan digitalnya. Dengan demikian, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN dapat meningkat secara signifikan.











