Otomotif

Kendaraan Listrik dan Industri Kecil Menengah: Membuka Peluang Kerja Sama Strategis

×

Kendaraan Listrik dan Industri Kecil Menengah: Membuka Peluang Kerja Sama Strategis

Share this article
Kendaraan Listrik dan Industri Kecil Menengah: Membuka Peluang Kerja Sama Strategis
Kendaraan Listrik dan Industri Kecil Menengah: Membuka Peluang Kerja Sama Strategis

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 29 Mei 2026 | Pemerintah terus mempercepat penguatan struktur industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) agar memiliki daya saing global sekaligus mampu memberikan nilai tambah optimal bagi perekonomian nasional. Salah satu fokus utama yang kini diperkuat adalah keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam rantai pasok kendaraan listrik di dalam negeri.

Menurut Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain penting dalam industri kendaraan listrik global. Potensi tersebut ditopang oleh ketersediaan sumber daya alam, besarnya pasar domestik, serta dukungan pemerintah dalam membangun ekosistem EV dari sektor hulu hingga hilir.

📖 Baca juga:
Andai Bisa, Ini Kendala Balik Nama Kendaraan dan Pajak 5 Tahun yang Mustahil Dilakukan di Samsat Keliling

Sebagai langkah konkret, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin menggandeng Direktorat Jenderal ILMATE, Kementerian Investasi/BKPM, PT SGMW Motor Indonesia, serta PT VKTR Teknologi Mobilitas dalam kegiatan Penjajakan Peluang Bisnis IKM Alat Angkut dalam Rantai Pasok KBLBB di Cikarang, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut diikuti pelaku IKM komponen otomotif, pemerintah daerah pembina IKM, asosiasi, hingga industri komponen otomotif nasional. Agenda ini ditujukan untuk membuka peluang kemitraan strategis antara IKM dan industri kendaraan listrik skala besar.

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan kebutuhan industri kendaraan listrik, termasuk terkait pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Ia menambahkan, tren industri kendaraan listrik nasional saat ini terus menunjukkan pertumbuhan positif.

📖 Baca juga:
Pemprov DKI Tegaskan Insentif Pajak Kendaraan Listrik Tetap Berlaku, Bebas Ganjil Genap!

Sementara itu, di Yaman, kendaraan listrik buatan China telah menjadi penopang mobilitas di negara tersebut. Banyak warga Yaman yang beralih ke truk dan pikap listrik karena kendaraan tersebut menawarkan kepastian di tengah kelangkaan bahan bakar yang kronis.

Di Indonesia, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat sebanyak 48.655 kendaraan melintas ruas jalan layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) di kedua arahnya, pada momentum libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Terjadi peningkatan sebesar 10,89 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 43.877 kendaraan.

Jalan amblas di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, membuat arus lalu lintas terpantau ramai cenderung padat. Pihak kepolisian pun melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup dua lajur kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok.

📖 Baca juga:
Mengenal Dalton Eatherly dan Fenomena Livestreaming yang Mencuatkan Nama

Kesimpulan, pemerintah terus mendorong penguatan struktur industri KBLBB nasional sebagai bagian dari transformasi menuju industri hijau berkelanjutan. Keterlibatan IKM diharapkan dapat mendorong transfer teknologi, pengetahuan, dan peningkatan kapasitas industri dalam negeri di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *