Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 Mei 2026 | Thomas Tuchel, pelatih kepala Timnas Inggris, baru-baru ini mengumumkan daftar 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026. Keputusan ini memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar sepak bola Inggris, terutama setelah beberapa pemain besar seperti Harry Maguire, Cole Palmer, dan Phil Foden tidak termasuk dalam daftar.
Glenn Hoddle, legenda sepak bola Inggris, menyatakan kekecewaannya atas keputusan Tuchel untuk tidak memasukkan Adam Wharton, pemain muda Crystal Palace, ke dalam skuad. Wharton baru-baru ini membantu Crystal Palace memenangkan Conference League, trofi Eropa pertama klub tersebut.
Opta, lembaga statistik olahraga terkemuka, menyajikan beberapa fakta menarik untuk membedah kualitas setiap pemain yang dipilih Tuchel. Jordan Pickford, penjaga gawang Inggris, memiliki statistik expected goals on target against (xGOT) yang lebih baik dari rata-rata kiper Premier League. Dean Henderson dari Crystal Palace juga menjadi tembok kokoh dengan 101 penyelamatan sepanjang musim kompetisi ini.
Di lini belakang, Reece James tetap dibawa meski baru pulih dari cedera, karena sempat mencatatkan enam kontribusi gol hanya dalam 17 pertandingan liga awal musim. Tino Livramento membuktikan kapasitasnya sebagai perebut bola ulung di Newcastle United dengan rata-rata 5,4 kali memenangkan penguasaan bola per pertandingan.
Sementara itu, John Stones hadir sebagai maestro umpan dengan rekor akurasi operan terbaik sebesar 95 persen di antara seluruh pemain Piala Dunia sejak 1966. Ezri Konsa juga memiliki catatan impresif setelah sempat menyamai rekor kemenangan beruntun terpanjang seorang bek dalam sejarah Timnas Inggris sebelum terhenti saat melawan Jepang.
Keputusan Tuchel untuk tidak memasukkan beberapa pemain besar ke dalam skuad Piala Dunia 2026 memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar sepak bola Inggris. Namun, dengan analisis statistik yang mendalam, Tuchel yakin bahwa skuad yang dipilihnya memiliki kemampuan untuk membawa Inggris meraih kesuksesan di Piala Dunia 2026.
Kesimpulan dari keputusan Tuchel ini adalah bahwa ia telah memilih skuad yang seimbang dan memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi. Meskipun keputusan ini memicu perdebatan, Tuchel yakin bahwa skuad yang dipilihnya akan membawa Inggris meraih kesuksesan di Piala Dunia 2026.











