Pendidikan

Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Ditargetkan Rampung Juni 2026

×

Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Ditargetkan Rampung Juni 2026

Share this article
Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Ditargetkan Rampung Juni 2026
Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Ditargetkan Rampung Juni 2026

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 Mei 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan 93 Sekolah Rakyat permanen tahap II rampung pada Juni 2026. Target ini disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Jakarta.

Gus Ipul menjelaskan bahwa percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen dilakukan agar sekolah-sekolah tersebut sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru Juli 2026. Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Sosial berencana merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan, serta merekrut lebih dari 32.000 siswa untuk mendukung operasional sekolah tahun ini.

📖 Baca juga:
Bansos PKH BPNT Tahap 2 Cair Mei 2026: Cara Cek Penerima dan Nominalnya

Selain mempercepat pembangunan tahap II, pemerintah juga mulai menjalankan pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap III. Program ini dibagi menjadi tahap III A, III B, dan III C berdasarkan kesiapan lahan serta kelengkapan persyaratan lainnya. Dody Hanggodo menyebutkan bahwa tahap III A sebanyak 7 titik dan tahap III B sebanyak 11 titik ditargetkan selesai pada Desember 2026, sedangkan tahap III C yang mencakup 89 titik pembangunan ditargetkan rampung paling lambat Juni 2027.

Kemensos juga berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menyiapkan infrastruktur pembelajaran digital di Sekolah Rakyat permanen. Dukungan ini mencakup instalasi jaringan internet hingga sarana penunjang pembelajaran digital lainnya. Dengan demikian, diharapkan Sekolah Rakyat permanen dapat menyediakan lingkungan belajar yang lebih baik dan mendukung penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran.

📖 Baca juga:
Proyek Jalan Tol Serpong-Bogor via Parung Dikebut, Dengan Investasi Rp12,35 Triliun

Dalam masa transisi dari Sekolah Rakyat rintisan menuju permanen, pemerintah berupaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat permanen di berbagai wilayah. Setiap kabupaten dan kota diharapkan memiliki minimal satu Sekolah Rakyat permanen yang dapat mendukung pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dengan upaya ini, diharapkan Sekolah Rakyat permanen dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh fasilitas pendidikan yang memadai. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat meningkatkan akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik di Indonesia.

📖 Baca juga:
Desil 2026: Warga Bener Meriah Geram, Pemerintah Didorong Revisi Data BPJS dan BPS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *