Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 26 Mei 2026 | AC Milan mengalami kekecewaan besar setelah gagal lolos ke Champions League musim depan. Mereka kalah 2-1 dari Cagliari di pertandingan terakhir Serie A, yang membuat mereka gagal mempertahankan posisi di empat besar klasemen.
Kekecewaan ini memicu perubahan besar di klub, dengan pemilik Gerry Cardinale memutuskan untuk membersihkan struktur sepak bola klub. Pelatih Massimiliano Allegri, direktur olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, dan direktur teknis Geoffrey Moncada dipecat secara resmi.
Allegri yang telah melatih Milan sejak musim panas 2022, tidak mampu membawa klub ke Champions League. Furlani yang bergabung dengan klub sejak 2019 dan menjadi CEO pada 2022, juga dianggap tidak mampu memenuhi harapan.
Keputusan ini diambil setelah Milan mengalami penurunan performa yang signifikan di akhir musim. Mereka yang sebelumnya berada di posisi kedua, akhirnya gagal mempertahankan posisi tersebut dan harus puas di posisi kelima.
Filosoof Massimo Cacciari, yang juga seorang pendukung Milan, mengkritik keras timnya. Ia menyatakan bahwa Milan ‘tidak ada’ dan ‘mengesalkan’, serta menyalahkan Allegri yang dianggap tidak mampu melatih tim.
Cacciari juga menyerukan perubahan besar di klub, termasuk penggantian pemain dan pelatih. Ia berharap bahwa dengan perubahan ini, Milan dapat kembali menjadi tim yang kompetitif di Serie A.
Keputusan perubahan besar di Milan ini diyakini akan membawa dampak besar bagi klub di musim depan. Dengan perubahan struktur dan pelatih, Milan berharap dapat memulai era baru dan kembali menjadi kekuatan di Serie A.











